TORUT, PEDOMANMEDIA - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lembang (DPML) Toraja Utara, Simbong Ranggina, menekankan pentingnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat lembang. Kata dia Musrenbang bukan sekadar formalitas.
"Musrenbang bukan sekadar formalitas, tapi sebagai wadah untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan menyusun rencana pembangunan yang sesuai," kata Simbong di pelaksanaan Musrenbang di Lembang Ranteuma, Buntu Pepasan, Kabupaten Toraja Utara Kamis, 4 September 2025.
Dia pun menekankan Musrenbang harus dilaksanakan dengan transparan dan akuntabel.
"Hal ini penting untuk memastikan bahwa pembangunan di tingkat lembang berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tidak ada penyalahgunaan anggaran," tutur Simbong.
Diketahui, Musrenbang di tingkat lembang memiliki peran penting dalam memastikan bahwa pembangunan di Toraja Utara berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan dengan transparan dan akuntabel.
Dalam Musrenbang tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah lembang, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari berbagai organisasi.
BERITA TERKAIT
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan
-
Pemkab Torut Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026
-
Telan Rp12,3 M, Bupati Frederik Resmikan Jembatan Termahal di Torut