Sabtu, 06 September 2025 20:32

PKS Wajo Bicara Target Pemilu 2029: 1 Kursi Setiap Dapil

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Wajo menggelar Musda Vl di aula Rumah Tua (Rutu) Sengkang.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Wajo menggelar Musda Vl di aula Rumah Tua (Rutu) Sengkang.

Arga menekankan pentingnya peran anak muda dalam sektor digital dan ekonomi kreatif.

WAJO, PEDOMANMEDIA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Wajo menggelar Musda Vl di aula Rumah Tua (Rutu) Sengkang, Sabtu 06 September 2025. Musda menghasilkan sejumlah poin penting.

Musda dihadiri Ketua DPW PKS Sulsel, Anwar Faruk yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Makassar. Hadir juga Kasman, Sekretaris DPW PKS Sulsel serta Ketua DPD PKS Wajo dan sejumlah kader.

Anwar Faruk mengatakan, PKS menargetkan pencapaian signifikan pada Pemilu 2029. Ia berharap PKS Wajo yang saat ini dipimpin milenial bisa merebut minimal satu kursi di setiap dapil.

Baca Juga

"Harapan saya ke depan Wajo ini bisa mengisi kursi setiap dapil, di mana Wajo terdapat 6 dapil, jadi ya ke depan pada Pemilu target 6 kursi dari kursi yang sekarang duduk di DPRD Wajo 2 kursi DPRD," harapnya.

Menurutnya hal tersebut bukan tanpa dasar. Anwar yakin itu bisa dicapai.

"Melihat saat ini PKS Wajo cukup mempunyai potensi dan keunggulan yang luar biasa. Dan di bawah kepemimpinan pak Ketua DPD PKS Wajo yang merupakan kalangan milenial dan potensi itu ada dengan harapan yang tentunya terbuka luas untuk memenangkan PKS ke depan," ujarnya.

Ketua DPD PKS Kabupaten Wajo, Arga Prasetya Ashar mengatakan, PKS Wajo harus jadi rumah besar anak muda. PKS akan senantiasa membawa semangat segar dan komitmen kuat untuk menjadikan partai ini sebagai wadah perjuangan generasi muda.

Arga juga menegaskan bahwa amanah yang ia emban adalah tanggung jawab besar. Namun ia yakin akan dijalani dengan penuh keikhlasan dan semangat kebersamaan.

“Politik sering disebut kotor dan berat. Tapi saya ingin membuktikan bahwa politik bisa dijalani dengan bersih, dengan semangat muda, dan dengan niat tulus untuk melayani,” ujarnya.

Sebagai putra daerah, Arga mengaku ingin PKS menjadi rumah besar anak muda, tempat ide, gagasan, hingga kritik bisa disalurkan.

“Energi muda tidak boleh dipadamkan, tetapi diarahkan untuk kebaikan. Kita ingin anak muda Wajo berani bermimpi, berani berkarya, dan siap bekerja keras demi masyarakat,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi pedoman hidup orang Bugis. Falsafah

“Reso temmangingngi namalomo naletei pammase dewata” menegaskan pentingnya kerja keras dan kesungguhan. Sementara pesan leluhur “Mali siparappe, rebba sipatokkong, malilu sipakainge” menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas dalam perjuangan politik.

Sambutan Arga ditutup dengan kutipan pesan abadi Puang ri Maggalatung, Batara Wajo IV "Maradeka tau Wajo’e, najajiang alena maradeka, tanae mi ata, naiyya tau makketanae maradeka maneng, rilaleng tampu mupi namaradeka, napoada adanna, napogau gau’na, ade’ assiamaturusengna napopuang.”

"Saya ingin PKS di Wajo ini menjadi rumah besar anak muda. Tempat kalian bisa menyampaikan ide, gagasan, bahkan kritik. Energi muda tidak dipadamkan, tapi diarahkan untuk kebaikan,” kata Arga.

Arga menyoroti kondisi nasional yang diwarnai polarisasi politik dan arus informasi yang kerap simpang siur. Ia menilai anak muda harus menjadi penggerak literasi informasi, menyaring berita hoaks dan konten negatif agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat.

Selain itu, Arga menekankan pentingnya peran anak muda dalam sektor digital dan ekonomi kreatif, agar kreativitas mereka menjadi kekuatan membangun daerah, meningkatkan UMKM, dan memajukan pendidikan serta budaya lokal.

Penulis : Andi Erwin
Editor : Muh. Syakir
#PKS Wajo
Berikan Komentar Anda