Selasa, 09 September 2025 20:22

Program PRB dari BPJS Hadirkan Pelayanan Cepat dan Obat Lengkap bagi Fatima

Fatima Dg Nganti
Fatima Dg Nganti

BPJS Kesehatan, menurutnya, benar-benar hadir sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat.

TORUT PEDOMANMEDIA - Program Rujuk Balik (PRB) merupakan layanan dari BPJS Kesehatan untuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang menderita penyakit kronis seperti diabetes melitus, hipertensi, stroke, hingga asma.

Layanan ini diperuntukkan bagi pasien yang kondisinya sudah stabil namun masih membutuhkan pengobatan rutin jangka panjang. Melalui PRB, pasien bisa melanjutkan pengobatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas atau klinik, setelah mendapatkan rujukan dari dokter spesialis di rumah sakit.

Salah satu peserta JKN yang kini memanfaatkan layanan PRB adalah Fatima Dg Nganti (56), warga Rantepao, Kabupaten Toraja Utara. Ia terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen PBPU Pemda sejak tahun 2016, dan sejak dua bulan terakhir telah mengikuti Program Rujuk Balik karena mengidap asma.

Baca Juga

“Saya menderita asma sudah satu tahun, dan sudah menjalani kontrol selama tiga bulan di rumah sakit. Saat kondisi saya mulai membaik, dokter memberikan saya surat rujuk balik agar didaftarakan sebagai peserta PRB oleh rumah sakit,” ujar Fatima saat ditemui usai mendapatkan layanan di Puskesmas Rantepao, Rabu (29/07).

Menurut Fatima, PRB sangat membantunya dalam mengakses layanan kesehatan dengan mudah dan cepat. Ia tidak lagi perlu mengantre lama di rumah sakit, karena seluruh proses kontrol dan pengambilan obat kini dapat dilakukan di puskesmas.

“Untung saya sudah terdaftar di PRB. Sekarang saya hanya kontrol ke Puskesmas Rantepao sebulan sekali, dan semua obatnya sudah lengkap di sana dan tentunya tidak perlu bayar obat karena semuanya sudah ditanggung BPJS Kesehatan. Tidak perlu lagi antre lama-lama di rumah sakit, jadi pasien yang lebih membutuhkan layanan di rumah sakit bisa lebih cepat dilayani,” tambahnya.

Selain menghemat waktu dan tenaga karena tidak perlu ke rumah sakit, ia juga mendapat obat yang dibutuhkan secara rutin. Ketersediaan obat di Puskesmas Rantepao pun sangat memadai.

“Saya tak perlu jauh-jauh ke rumah sakit karena semua obat yang saya butuhkan sudah tersedia di puskesmas. Saya diberi inhaler, obat minum, dan obat semprot. Petugasnya juga sangat sabar menjelaskan cara pakainya. Pelayanannya bagus dan cepat, tidak menunggu lama,” imbuhnya.

Setelah dua bulan menjadi peserta PRB, Fatima merasa kondisinya semakin membaik. Ia tidak lagi sering sesak napas di malam hari, sudah bisa tidur dengan nyenyak, dan mulai aktif kembali dalam kegiatan sehari-hari.

“Kondisi saya sekarang jauh lebih stabil. Saya juga lebih tenang karena tahu obat selalu tersedia dan pelayanannya cepat. Tidak perlu bolak-balik ke rumah sakit lagi,” ujarnya penuh syukur.

Sebagai peserta JKN selama hampir satu dekade, Fatima merasa bersyukur bisa merasakan langsung manfaat program ini. Ia berharap agar lebih banyak masyarakat mengetahui tentang PRB, khususnya yang memiliki penyakit kronis. Menurutnya, banyak yang belum tahu bahwa cukup dengan kontrol ke puskesmas, mereka bisa mendapatkan layanan dan obat yang sama seperti di rumah sakit.

“Program JKN sangat membantu, apalagi untuk saya yang menderita penyakit kronis dan harus berobat rutin. Kehadiran JKN dan PRB membuat saya tenang. Saya tak perlu memikirkan biaya sama sekali,” katanya.

Dengan mengikuti PRB, Fatima merasa lebih tenang dan terbantu. Ia tidak hanya mendapatkan pelayanan yang cepat dan ramah, tetapi juga terbebas dari kekhawatiran soal biaya. BPJS Kesehatan, menurutnya, benar-benar hadir sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu namun membutuhkan pengobatan jangka panjang.

“Terima kasih Pemerintah dan BPJS Kesehatan karena tak henti-hentinya menghadirkan berbagai inovasi yang sangat memudahkan masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan. Karena program ini, saya bisa tetap sehat dan hidup nyaman tanpa memikirkan biaya berobat. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” tutupnya.

Editor : Muh. Syakir
#BPJS Kesehatan #Program JKN
Berikan Komentar Anda