Muh. Syakir : Senin, 15 September 2025 22:25
Mersiwati Ampulembang

TATOR, PEDOMANMEDIA - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan terus menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh peserta.

Kepuasan terhadap layanan JKN ini diungkapkan langsung oleh Mersiwati Ampulembang (34), peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) asal Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja.

Saat ditemui, ia sedang menjalani kontrol pasca operasi usus buntu di Rumah Sakit Sinar Kasih, Senin (25/08). Menjadi peserta JKN membuat Mersiwati merasa sangat bersyukur, hal ini menjadi pegangannya ketika berada pada situasi yang darurat dan perlu mendapatkan pengobatan.

“Saya masuk ke rumah sakit pada Senin lalu dan dirawat selama enam hari di sana. Sebelumnya asam lambung saya kambuh hingga membuat saya muntah-muntah di rumah. Saat sekitar tengah malam, saya pun dilarikan ke UGD Rumah Sakit Sinar Kasih. Dengan sigap saya segera mendapatkan pertolongan medis dan langsung diperiksa oleh dokter,” cerita Mersiwati.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, keesokan harinya dilakukan pemeriksaan secara mendalam melalui pemeriksaan Ultrasonografi (USG). Dari hasil USG, ternyata bukan hanya asam lambung yang menjadi masalah, tetapi juga ditemukan adanya peradangan pada usus buntu. Tanpa menunda lebih lama, dokter menyarankan untuk segera dilakukan tindakan operasi.

“Jujur saya kaget juga, awalnya hanya mengira asam lambung kambuh, tapi ternyata ada usus buntu juga. Pada saat itu saya langsung menjalani operasi dan puji Tuhan semuanya berjalan dengan lancar. Saya pun dirawat inap selama enam hari di rumah sakit. Tentunya saya tak khawatir karena biaya operasi dan obat-obatan ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Pengalaman tersebut membuat Mersiwati semakin menyadari pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Baginya, sakit bisa datang kapan saja tanpa bisa diprediksi. Dengan menjadi peserta JKN, setidaknya ada kepastian bahwa biaya pengobatan tidak lagi menjadi beban utama ketika harus mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Pelayanan di rumah sakit sangat bagus, saya tidak merasa dipersulit sama sekali, justru sangat dimudahkan. Kalau harus pakai biaya sendiri, mungkin saya akan sangat terbebani, apalagi yang namanya operasi itu butuh biaya yang sangat besar. Untungnya ada Program JKN, jadi saya tidak perlu keluarkan uang sepeser pun. Ini benar-benar sangat membantu, apalagi untuk masyarakat di luar sana yang juga membutuhkan pengobatan yang memadai tanpa harus terbebani biaya yang besar,” tambahnya.

Merasakan manfaat langsung dari Program JKN, Mersiwati menyadari pentingnya terdaftar sebagai peserta JKN. Menurutnya, dengan keikutsertaan dalam Program JKN, masyarakat tidak hanya terbantu dari segi biaya, tetapi juga mendapatkan kepastian bahwa layanan kesehatan bisa diakses kapan pun dibutuhkan.

Oleh karena itu, ia menghimbau untuk masyarakat yang belum terdaftar agar segera mendaftarkan dirinya ke dalam Program JKN. Menurutnya, kehadiran Program JKN membuat dirinya merasa lebih tenang menghadapi kondisi kesehatan, karena sudah ada jaminan pembiayaan yang pasti.

“Biaya kesehatan itu sangat tinggi. Kita tidak bisa selalu siap secara finansial, apalagi untuk operasi mendadak. Melalui BPJS Kesehatan, kita bisa lebih tenang karena semua biaya sudah dijamin sesuai prosedur. Saya sarankan masyarakat segera mendaftarkan diri dan keluarganya ke dalam Program JKN. Dengan menjadi peserta JKN aktif, berarti kita sudah memberikan perlindungan kesehatan bagi keluarga. Bahkan di situasi darurat sekalipun, kita tidak perlu khawatir lagi akan biaya karena semuanya sudah dijamin sesuai prosedur,” tutupnya.