JKN Beri Perlindungan Kesehatan di Masa Pensiun, Thamrin Nikmati Hari Tua Tanpa Khawatir
Thamrin menyampaikan harapannya agar Program JKN terus berlanjut dan semakin baik dari tahun ke tahun.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Menikmati masa pensiun dengan tenang dan tanpa kekhawatiran menjadi dambaan setiap orang. Hal itu kini dirasakan langsung oleh Thamrin Bidi (69), warga Kabupaten Tana Toraja yang telah mengabdi puluhan tahun sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Setelah resmi pensiun, Thamrin memilih menikmati waktu bersama keluarga dan menjalani keseharian dengan penuh rasa syukur, terutama karena ia terlindungi oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.
Meski usianya sudah tidak muda lagi, Thamrin mengaku masih aktif menjaga kesehatan. Ia rutin memeriksakan kondisi kesehatannya di puskesmas, baik untuk mengecek tekanan darah maupun sekedar berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisi tubuhnya.
Thamrin merasa keberadaan JKN memberikan rasa aman yang luar biasa. Menurutnya tidak ada batasan usia untuk menjadi peserta JKN atau untuk menerima manfaat layanan kesehatan,serta menjamin lansia mendapatkan perawatan yang dibutuhkan seperti yang ia rasakan saat ini
“Saya belum pernah dirawat di rumah sakit, tapi setiap bulan pasti ke puskesmas untuk cek kesehatan. Kadang periksa tekanan darah, kadang hanya konsultasi ringan. Tapi saya tetap merasa tenang karena ada BPJS Kesehatan yang siap menanggung kalau sewaktu-waktu saya butuh perawatan,” ujarnya saat sedang menjenguk saudaranya di Rumah Sakit Fatima Makale, Kamis (18/09).
Menurut Thamrin, semakin bertambah usia, tubuhnya mulai mengalami berbagai keluhan ringan. Kadang tekanan darahnya naik, kadang merasa cepat lelah, tapi semua itu dapat teratasi berkat layanan kesehatan yang mudah dijangkau melalui Program JKN.
Baginya, menjadi peserta JKN merupakan salah satu bentuk perlindungan penting di masa tua. Dengan kondisi ekonomi yang lebih terbatas setelah pensiun, keberadaan program ini membuatnya tidak perlu cemas jika suatu saat mengalami masalah kesehatan yang memerlukan biaya besar. Ia bersyukur, sebagai pensiunan PNS, iuran kepesertaannya sudah diatur dengan baik dan status kepesertaannya tetap aktif.
“Sekarang saya tinggal menikmati masa tua. Sakit kan tidak pernah tahu kapan datangnya, tapi setidaknya kita tahu ada yang menjamin saat kita membutuhkan jadi kalau ada keluhan tinggal ke puskesmas atau rumah sakit, semua sudah ada yang urus. Dulu waktu masih muda, saya tidak terlalu pikirkan soal kesehatan, tapi sekarang saya sadar, punya jaminan kesehatan itu penting sekali,” ucapnya.
Selain merasakan manfaatnya secara langsung, Thamrin juga melihat dampak besar dari keberadaan Program JKN bagi masyarakat luas, terutama mereka yang sudah lanjut usia. Ia menilai program ini bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga memberikan ketenangan batin bagi para peserta yang sadar bahwa kesehatan mereka terlindungi oleh sistem gotong royong.
“Program ini bagus sekali, karena semua saling bantu. Orang yang sehat membantu yang sakit, orang muda membantu yang tua. Jadi tidak ada yang merasa terbebani. Saya pikir, selama kita rutin membayar iuran, kita sudah ikut berpartisipasi menjaga program ini tetap berjalan,” jelasnya.
Di akhir perbincangan, Thamrin menyampaikan harapannya agar Program JKN terus berlanjut dan semakin baik dari tahun ke tahun. Ia berharap agar pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan terus meningkat, sehingga masyarakat semakin yakin untuk memanfaatkan program ini.
“Ia pun berharap agar ke depan program seperti JKN akan terus ada dan menjangkau lebih banyak orang, sehingga semua masyarakat tanpa terkecuali bisa menikmati layanan kesehatan yang berkualitas. Di masa pensiun seperti sekarang, saya merasa hidup lebih tenang karena tahu kesehatan saya dijamin. Semoga BPJS Kesehatan terus memberikan manfaat untuk banyak orang,” tutupnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
