Selasa, 25 November 2025 13:07

Program JKN Hadirkan Rasa Aman bagi Fitriani dan Keluarga

Fitriani
Fitriani

Ia pun berharap agar ke depannya program ini akan terus ada dan dapat menjangkau lebih banyak orang.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Lebih dari satu dekade, BPJS Kesehatan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia melalui program andalannya, yaitu Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Program ini terbukti menjadi penopang utama akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Dengan prinsip gotong royong, Program JKN telah membantu jutaan masyarakat yang sebelumnya terkendala secara ekonomi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas tanpa biaya tambahan.

Baca Juga

Salah satu warga yang merasakan langsung manfaat dari program ini adalah Fitriani (34), warga asal Gandang Batu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja. Ia terdaftar sebagai peserta JKN dalam segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Fitriani mengaku, Program JKN selalu hadir mendampingi keluarganya setiap kali membutuhkan pelayanan kesehatan, termasuk saat ini ketika ia membawa bayinya yang berusia delapan bulan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada karena mengalami demam.

“Sudah tiga hari ini anak saya demam. Badannya panas, pilek, terus rewel setiap malam. Sebagai orang tua, saya jadi ikut panik karena kasihan lihatnya. Awalnya saya bawa ke Puskesmas Buntu Limbong untuk diperiksa, tapi karena butuh penanganan lebih lanjut, kami akhirnya dirujuk ke RSUD Lakipadada,” ungkap Fitriani sambil menunggu giliran pemeriksaan, Jumat (15/08).

Fitriani bercerita, bukan kali pertama dirinya memanfaatkan Program JKN. Sejak masa kehamilan hingga proses persalinan, program ini sudah banyak membantu dirinya. Ia mengaku semua layanan yang diterima selalu cepat, mudah, dan tanpa kendala berarti.

“Dengan membawa kartu JKN, saya bisa mengakses layanan kesehatan dengan cepat dan mudah. Program ini sudah menemani saya sejak hamil hingga melahirkan anak saya, Viona. Saat hamil, saya rutin memeriksakan kandungan ke puskesmas menggunakan JKN, dan saat melahirkan pun tidak perlu memikirkan biaya apa pun. Semuanya ditanggung, pelayanannya juga bagus,” tambahnya.

Sebagai peserta PBI JK, dimana iuran bulanan peserta telah ditanggung oleh pemerintah, Fitriani merasa sangat terbantu karena dirinya dan keluarganya bisa memperoleh jaminan kesehatan tanpa terbayangi biaya obat yang sering menjadi beban. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat kecil seperti dirinya.

“Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah mendaftarkan saya dalam Program JKN. Jujur, ini sangat membantu saya dan keluarga. Kalau sakit, saya tidak perlu khawatir soal biaya. Apalagi sekarang anak saya sering butuh perawatan karena masih kecil. Setidaknya dalam urusan kesehatan, kami sudah tenang,” ucapnya.

Fitriani mengaku sudah beberapa kali menggunakan JKN, baik di puskesmas maupun di rumah sakit. Ia menilai proses pelayanan selalu berjalan lancar tanpa diskriminasi.

“Setiap kali berobat, saya cukup menunjukkan kartu JKN, dan langsung dilayani tanpa harus repot mengurus apa-apa lagi. Petugas di puskesmas maupun di rumah sakit selalu ramah dan sigap membantu. Saya juga tidak pernah merasa dibedakan dari pasien lainnya, semuanya diperlakukan sama,” tambahnya.

Ia pun berharap agar ke depannya program ini akan terus ada dan dapat menjangkau lebih banyak orang, sehingga semua orang, tanpa terkecuali, dapat menikmati kesehatan yang lebih baik. Dapat menikmati layanan kesehatan yang berkualitas.

”Saya harap program ini terus berlanjut, karena sudah banyak sekali membantu masyarakat seperti saya. Semoga ke depan semakin banyak orang yang sadar pentingnya punya jaminan kesehatan, supaya tidak ada lagi yang kesulitan saat butuh berobat," tutupnya.

Editor : Muh. Syakir
#BPJS Kesehatan
Berikan Komentar Anda