Senin, 22 Februari 2021 19:40

Ahli Waris Sebidang Tanah di Pasar Tancung Geruduk BPN Wajo

Ahli waris Pasar Tancung saat menyeruduk kantor BPN Wajo.
Ahli waris Pasar Tancung saat menyeruduk kantor BPN Wajo.

Seperti diketahui dugaan penyerobotan dan perampasan tanah yang dialamatkan kepada Pemkab Wajo atas sebidang tanah di Pasar Tancung, Kelurahan Pincengpute, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo kembali dipermasalahkan ahli waris.

WAJO, PEDOMANMEDIA - Pihak ahli waris Pasar Tancung mendatangi Kantor BPN Wajo, Senin (22/2/2021). Mereka meminta pihak BPN untuk melakukan peninjauan ulang soal pembatalan sertifikat.

Kuasa Hukum ahli waris Abd Hamid cs, Rahmat mengatakan selaku kuasa hukum warga yang diklaim sebagai ahli waris dari sebidang tanah yang berada di sekitar Pasar Tancung, Kecamatan Tanasitolo menuntut keadilan dan merasa telah dirugikan pihak Pemkab Wajo dengan adanya pembayaran ganti rugi lahan Pasar Tancung yang diterima pihak lain dan juga adanya indikasi pemalsuan surat sertifikat atas tanah tersebut.

"Kami tuntut keadilan dan pembayaran seharusnya kepada yang benar ahli waris dalam hal ini Abd Hamid cs yang diklaim sebagai pemilik sah tanah tersebut," ungkapnya.

Baca Juga

Selain itu, ia juga meminta agar pihak BPN Wajo untuk segera turun meninjau lokasi ulang dan melakukan pembatalan atas sertifikat yang terbit yang diindikasi telah dipalsukan oleh oknum.

"Di samping itu, kami juga meminta dan berharap aparat penegak hukum untuk mengusut hal tersebut dan melakukan proses hukum yang adil," jelasnya.

Sedangkan pihak BPN Wajo Abd Salam mengatakan permasalahan ini sebelumnya telah dibahas di DPRD sebelumnya dan tentu selaku pihak BPN akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait Pemkab Wajo akan hal tersebut.

"Untuk pembatalan dan peninjauan ulang lokasi, kami siap akan turun kembali mengecek tapi tentunya bila ada penyampaian resmi atau persuratan secara resmi yang masuk dan meminta untuk hal tersebut sesuai prosedur," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Wajo AKBP Muh Islam mengatakan, unjuk rasa dilindungi oleh undang undang. Di masa pandemi agar tetap jaga Prokes dalam penyampaian aspirasi, jangan berkerumun, tetap pakai masker dan jaga jarak serta jangan anarkis.

"Terkait soal apa yang disampaikan dalam aspirasi adanya indikasi dugaan pemalsuan sertifikat dan soal ganti rugi lahan tentunya akan kami pelajari dan lakukan koordinasi lebih jauh dengan instansi terkait baik BPN dan Pemkab dan tentu menunggu adanya laporan atau aduan resmi masuk ke Polres Wajo," ungkapnya.

Seperti diketahui dugaan penyerobotan dan perampasan tanah yang dialamatkan kepada Pemkab Wajo atas sebidang tanah di Pasar Tancung, Kelurahan Pincengpute, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo kembali dipermasalahkan ahli waris.

Penulis : Andi Erwin
Editor : Jusrianto
#BPN Wajo #Ahli Waris Pasar Tancung #Pemkab Wajo
Berikan Komentar Anda