Muh. Syakir : Minggu, 21 Desember 2025 12:03
Sarapia

TATOR, PEDOMANMEDIA -  Di usia senja, kemampuan penglihatan umumnya mulai menurun sehingga banyak lansia membutuhkan alat bantu kesehatan seperti kacamata.

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir memberikan kemudahan tersebut untuk menunjang kebutuhan pesertanya, termasuk dalam memperoleh alat kesehatan yang dibutuhkan.

Hal itu turut dirasakan oleh Sarapia (60), warga asal Curio, Kabupaten Enrekang, yang telah menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Ia mengaku sangat bersyukur karena berkat Program JKN, dirinya bisa mendapatkan kacamata baru tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

“Saya sudah empat kali mengganti kacamata, dan semuanya selalu saya percayakan pada Program JKN. Terakhir itu saya ganti di bulan Agustus karena sudah dua tahun. Seperti pengalaman sebelumnya, prosesnya tetap mudah, cepat, dan tidak ribet sama sekali,” tutur Sarapia, Kamis (06/11).

Penjaminan kacamata merupakan salah satu bentuk nyata dukungan yang diberikan melalui Program JKN. Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 tentang Penjaminan Alat Bantu Kesehatan, kacamata termasuk dalam daftar alat bantu kesehatan yang dijamin oleh BPJS Kesehatan, dengan ketentuan batas biaya dan frekuensi penggantian yang disesuaikan dengan hak kelas rawat peserta.

Menurut Sarapia, layanan penjaminan kacamata yang diberikan melalui fasilitas kesehatan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sangat membantu peserta. Kini peserta yang membutuhkan alat bantu kesehatan tak perlu khawatir lagi.

“Untuk beli kacamata itu bisa habis ratusan ribu bahkan sampai jutaan rupiah. Sementara kalau kita pakai BPJS tidak sampai segitu karena sudah dijamin sesuai hak kelas kita. Kebetulan hak kelas saya di kelas 3, jadi dijamin oleh BPJS sejumlah Rp165.000, saya tinggal bayar selisihnya saja sesuai harga kacamata yang saya pilih. Dengan bantuan ini, saya bisa merasa tenang karena biaya kacamata tidak lagi jadi beban,” jelasnya.

Terdaftar sebagai peserta PBI JK sejak 2018 membuatnya bersyukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, kehadiran program ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat.

“Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Ini bukti nyata kepedulian pemerintah kepada kami. Dengan adanya jaminan kesehatan ini, saya merasa lebih tenang karena ada perlindungan ketika sakit datang tanpa diduga. Bantuan seperti kacamata pun sangat membantu saya. Sudah empat kali saya menggantinya, dan semuanya berjalan mudah serta benar-benar meringankan,” ungkapnya.

Di akhir wawancara, ia juga mengungkapkan bagi peserta JKN lain yang membutuhkan kacamata, jangan ragu untuk memanfaatkan program ini. Prosesnya mudah dan kacamata yang didapat pun berkualitas.