Rismawati Nikmati Kemudahan Antrean Online di Aplikasi Mobile JKN
Ia pun memanfaatkan kemudahan antreanĀ onlineĀ seperti saat ini, ketika sedang menjalani kontrol karena penyakit hipertensi yang sudah lama ia derita.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Transformasi digital di bidang kesehatan semakin nyata dirasakan manfaatnya, terutama bagi peserta JKN. Diantaranya melalui pemanfaatan fitur antrean online pada Aplikasi Mobile JKN, yang memudahkan pasien mengakses layanan kesehatan tanpa harus menunggu lama di fasilitas kesehatan.
Manfaat tersebut dirasakan oleh Rismawati (47), warga asal Curio Kabupaten Enrekang saat berobat rutin di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada, Kamis (06/11).
”Saya baru dua kali pakai antrean online di Aplikasi Mobile JKN. Awalnya disarankan oleh bidan di kampung saya, dari situ saya mulai tahu kalau semua bisa diakses secara digital termasuk mengambil antrean lewat Aplikasi Mobile JKN saja,” tambahnya.
Kini, dengan fitur antrean online yang tersedia di Aplikasi Mobile JKN, Rismawati tidak lagi harus datang ke rumah sakit sejak dini hari seperti sebelumnya. Ia cukup mengambil antrean melalui ponsel, lalu datang ke rumah sakit sesuai perkiraan waktu layanan dokter.
“Sebelum pakai antrean online, saya harus datang subuh-subuh ke rumah sakit supaya tidak kehabisan antrean. Sekarang saya tinggal ambil antrean lewat handphone saja, jadi saya tak perlu terburu-buru lagi harus berangkat pagi-pagi dari rumah terutama jarak Enrekang ke Toraja membutuhkan waktu lebih dari dua jam. Dengan Aplikasi Mobile JKN ini, saya bisa melihat kapan poli terbuka dan meyesuaikan jadwal kunjungan,” ujar Rismawati.
Ia pun memanfaatkan kemudahan antrean online seperti saat ini, ketika sedang menjalani kontrol karena penyakit hipertensi yang sudah lama ia derita.
“Sekarang saya menjalani kontrol di poli saraf. Waktu pertama kali diperiksa, ternyata saya mengidap hipertensi, dan tidak heran karena ibu saya juga memiliki riwayat penyakit yang sama. Sejak saat itu, saya rutin kontrol dan selalu mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter. Biasanya, dalam sebulan saya bisa sampai tiga kali kontrol,” ujarnya.
Rismawati yang telah terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah (PBPU Pemda) Kabupaten Enrekang, ini mengungkapkan rasa syukurnya karena keluarganya sudah ter-cover Program JKN.
“Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari Program JKN. Manfaatnya terasa sekali, tidak hanya dalam segi biaya namun juga inovasi digital seperti antrean online di Aplikasi Mobile JKN semakin memudahkan saya dalam mengakses layanan kesehatan baik di puskesmas maupun di rumah sakit. Semoga program ini selalu ada agar semakin banyak orang merasakan manfaatnya,” tutupnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
