Selasa, 23 Februari 2021 20:10

AYP Bantu Biaya Skripsi Mahasiswa Penjual Nasi Kuning Asal Wajo

Andi Yuliani Paris.
Andi Yuliani Paris.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Ilmu Pemerintahan Unismuh Makassar ini mengaku bahwa pihaknya bekerja ekstra memanfaatkan waktu yang ada dan sambil kuliah online yang sementara berjalan. Ia bekerja tidak hanya menyediakan makanan, namun juga bekerja sebagai pengantar makanan sekaligus.

WAJO, PEDOMANMEDIA - Anggota DPR RI Andi Yuliani Paris (AYP) membantu sedikit biaya penyelesaian skripsi Akbar Jaya. Akbar Jaya adalah contoh anak milenial yang patut ditiru mulai dari karir buka usaha kecil menengah.

Akbar Jaya salah satu Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar kelahiran Kabupaten Wajo, Sulsel ini cukup menarik perhatian warga, pasalnya di tengah wabah Covid-19 pihaknya mencari peluang bisnis dengan membuka usaha jualan nasi kuning.

Tak tanggung-tanggung dirinya total menjalani usaha produktif ini dengan sungguh-sungguh tanpa mengenal malu.

Baca Juga

Dalam merintis hal tersebut Akbar Jaya dalam menjalani usaha kecil yang ia jalani ini, mulai sejak April 2020 saat dimana penyebaran virus Covid-19 melanda Indonesia.

"Di saat krisis pandemi seperti ini kita sebagai anak muda jangan diam, namun harus melahirkan ide kreatif dan produktif untuk tetap bertahan hidup," ungkap Akbar Jaya didampingi AYP.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Ilmu Pemerintahan Unismuh Makassar ini mengaku bahwa pihaknya bekerja ekstra memanfaatkan waktu yang ada dan sambil kuliah online yang sementara berjalan. Ia bekerja tidak hanya menyediakan makanan, namun juga bekerja sebagai pengantar makanan sekaligus.

Usaha nasi kuningnya yang berlokasi di Lajokka, Desa Mannagae Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo pertigaan Jalan Poros Palopo (Anabanua), Sulsel ini menerima pelayanan setiap harinya kecuali malam

minggu.

"Mulai jam 4 sore memasak, kemudian persiapan lalu malam hari menjual sampai dini hari," tuturnya.

Ia membuka usaha ini tak lain untuk pengembangan kreativitas dan juga mengumpulkan modal untuk pembayaran Uang kuliah tunggal (UKT) sampai akhirnya saat ini dia tiba saatnya hari ini dia mendapatkan gelarnya pada saat ujian akhir telah usai.

"Yah karena ekonomi yang cukup melemah akibat pandemi selagi banyak waktu lowong dan tinggal dirumah ia tetap ingin produktif dan berinisiatif untuk mencari pendapatan sendiri," tambahnya.

Pihaknya berpikir dimasa pandemi ini tidak boleh malas-malasan apalagi sampai menganggur, tetap melakukan hal positif dan tinggalkan rasa gengsi.

"Kami mengajak seluruh mahasiswa dan anak muda yang lagi didaerah untuk mengembangkan inovasinya, terus memotivasi diri, jangan takut salah, dan lakukanlah yang terbaik," imbuhnya .

Hingga saat ini bisnis makanan yang diberi label "ADAKAH? NAKUTO" ramai dan selalu laris pembeli. "Semoga segala hal baik yang di usahakan semakin mendatangkan rezeki yang melimpah," tukasnya.

Sebagai sosok yang pekerja keras Akbar Jaya memiliki sifat kedermawaanan, ia mengaku bahwa sifat inilah yang bisa membawa hidup lebih baik.

"Keuntungan yang kami jalani, juga disisipkan untuk fakir miskin dan orang yang membutuhkan sebagai wujud rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan yang Maha Kuasa," tuturnya.

Selain itu pula, pihaknya selalu mengajak orang disekitarnya terus berbuat baik kepada sesama baik diwaktu sempit dan diwaktu banyak.

"Semoga apa yang kita lakukan ini menjadi amal pahala, sukses di dunia maupun di akhirat," tutupnya.

Penulis : Andi Erwin
Editor : Jusrianto
#Andi Yuliani Paris #Bantu Biaya Skripsi Mahasiswa
Berikan Komentar Anda