MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Hamka berharap agar jalan retak akibat penggalian dapat diperbaiki. Ia juga meminta agar koordinasi lebih ditingkatkan.
Hal tersebut diungkapkan Hamka saat Rapat Koordinasi (Rakor) pekerjaan Recover IPAL Losari di empat area yang berdasarkan pemantauan dari pengawas lapangan DPU, Rabu (7/10/2020).
Rakor tersebut dihadiri oleh Kepala Balai Prasarana Pemukiman Sulsel, Kepala SATKER Pelaksanaan Prasarana Pemukiman Wilayah II, PPK Pengembangan PLP SATKER Pelaksanaan Prasarana Pemukiman Wilayah II, Konsultan Pengawas Paket IPAL Losari (SMEC Internasional Pty Ltd), Pengawas Lapangan dari Dinas PU Kota Makassar yang mengawasi pekerjaan IPAL Losari, Jajaran Kepala bidang dan UPTD PU Makassar, pelaksana pekerjaan IPAL C1, C2, C3, dan B2.
Hamka mengatakan bahwa pihak pelaksana akan merecoveri semua kerusakan yang ditimbulkan akibat galian pipa IPAL Losari serta menghimbau agar koordinasi ditingkatkan agar pekerjaan dapat berjalan dengan lancar.
“Saya berharap jalan yang retak akibat adanya penggalian itu diperbaiki, dan saya juga meminta agar koordinasi lebih ditingkatkan lagi agar pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa saling menyalahkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Bina Tehnik memaparkan berbagai permasalahan di lapangan terkait proses recoveri pekerjaan galian pipa di empat area/paket yang menjadi temuan pengawas PU seperti kondisi aspal yang rusak akibat salah cutter, rongga jalan yang berpotensi menimbulkan longsor, keluhan warga akibat limbah bekas galian, dan masih banyak lagi.
Adapun area atau paket yang menjadi lokasi temuan yaitu paket C1, paket C2 Jalan Pattimura dan Jalan Haji Bau, paket C3 Jalan KS Tubun, paket B2 Jalan Serigala.
BERITA TERKAIT
-
Pemkot Makassar akan Percepat Operasional IPAL Losari, Tunggu Perwali
-
Diskusi IPAL Losari dengan BPK, Kadis PU Makassar Bahas Kemajuan Proyek
-
Dirjen Cipta Karya Minta Wali Kota Makassar Tetapkan Tarif IPAL Losari untuk Segera Dioperasikan
-
Jokowi Resmikan IPAL Losari Makassar: Dikebut Sejak 2019, Telan Rp1,2 Triliun
-
Dirjen Cipta Karya Serahkan Pengelolaan IPAL Losari ke Pemkot Makassar