TATOR, PEDOMANMEDIA - Rony Salinding (39), warga asal Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, resmi mendaftarkan diri sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).
Menurutnya, Program JKN menjadi investasi jangka panjang bagi keluarganya dengan iuran bulanan yang terjangkau dan manfaat jaminan kesehatan tanpa batas, selama sesuai indikasi medis dan aturan berlaku.
Rony ditemui saat mengakses layanan administrasi JKN di Mal Pelayanan Publik (MPP) Rantepao, Senin (02/01).
Ia datang secara langsung untuk mendaftarkan diri sebagai peserta. Menurutnya, kehadiran layanan BPJS Kesehatan di MPP Rantepao sangat membantu masyarakat karena proses pendaftaran dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.
“Saya tadi datang ke MPP Rantepao untuk daftar sebagai peserta mandiri. Walaupun saya belum pernah pakai BPJS Kesehatan untuk berobat, menurut saya kepesertaan JKN itu sangat penting, paling tidak untuk saya dan keluarga,” ujar Rony.
Keputusan Rony untuk menjadi peserta JKN juga didorong oleh kesadarannya akan pentingnya perlindungan kesehatan di tengah berbagai risiko penyakit yang tidak dapat diprediksi. Seiring bertambahnya kebutuhan akan layanan kesehatan, ia menilai kepesertaan JKN merupakan langkah yang tepat dan bijak.
“Kita tentu tidak mau sakit ya, tapi dengan adanya JKN ini bentuk kesiapan kita kalau terjadi hal yang tidak diinginkan. Apalagi sekarang banyak sekali penyakit, ditambah informasi di berita tentang virus dan sebagainya. Jadi selain menjaga kesehatan tubuh, saya juga sudah punya jaminan kesehatan,” ungkap Rony.
Rony menyampaikan bahwa proses pendaftaran berjalan dengan lancar. Ia mengaku mendapatkan informasi yang jelas terkait hak dan kewajiban sebagai peserta JKN. Menurutnya, akses informasi mengenai Program JKN kini semakin mudah karena tidak hanya tersedia di kantor BPJS Kesehatan atau melalui layanan di MPP, tetapi juga melalui berbagai kanal layanan yang dapat diakses kapanpun dan di manapun, melalui Aplikasi Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165.
“Saya juga tadi diberikan penjelasan terkait berbagai layanan yang bisa saya akses. Ternyata, selain di MPP atau ke kantornya langsung, ada juga layanan non tatap muka yang justru lebih memudahkan karena bisa diakses dari rumah. Mulai dari pengecekan status kepesertaan hingga layanan lainnya tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan,” ujarnya.
Kini, setelah terdaftar sebagai peserta JKN kelas I, Rony mengaku merasakan rasa aman karena tidak lagi khawatir terhadap biaya pelayanan kesehatan apabila suatu saat membutuhkan perawatan medis.
“Sekarang saya merasa lebih tenang. Kalau nanti membutuhkan layanan di puskesmas atau rumah sakit, sudah ada BPJS Kesehatan. Tinggal mengikuti prosedurnya saja,” tambahnya
BERITA TERKAIT
-
Marsi Ungkap Rasa Syukur, Berkat JKN Operasi Usus Buntu Lancar Tanpa Biaya
-
Program JKN Ringankan Beban Nining Saat Anak Jalani Pengobatan
-
Jawab Kebutuhan Peserta, Direksi Baru BPJS Kesehatan Beberkan 8 Program Andalan
-
BPJS Keliling Permudah Akses Layanan Administrasi JKN bagi Warga Toraja Utara
-
Setahun Berjuang Atasi Gangguan Saraf Wajah, Margaretha Ruruk Bersyukur Ada JKN