Muh. Syakir : Selasa, 24 Maret 2026 13:17

NABIRE, PEDOMANMEDIA - Tim Patroli Keamanan Komando Operasi (Koops) TNI Papua berhasil merebut markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, usai terjadi kontak senjata. Di markas OPM, TNI menyita senjata api dan amunisi.

"Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Papua Tengah," kata Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf M Wirya Arthadiguna dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).

Kontak tembak terjadi di Kampung Topo, Nabire, Sabtu (21/3). Operasi patroli yang dilaksanakan prajurit TNI tersebut bermula dari ditemukannya aktivitas mencurigakan di lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok bersenjata.

"Saat dilakukan penyisiran, terjadi kontak tembak yang menyebabkan kelompok TPNPB-OPM melarikan diri ke arah hutan. Pasukan TNI berhasil mengendalikan situasi di lapangan tanpa menimbulkan eskalasi lebih lanjut," jelasnya.

Dalam pengamanan lokasi, aparat mengamankan 1 pucuk pistol jenis P1, 1 senapan angin, 14 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, 8 butir munisi kaliber 9 millimeter. Selain itu ada bendera bintang kejora, uang tunai, serta perlengkapan lainnya yang diduga milik kelompok tersebut.

"Barang bukti ini selanjutnya diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ujar Wirya.

Wirya mengapresiasi atas kinerja prajurit di lapangan yang dinilai profesional dan sigap dalam menghadapi situasi. Dia menegaskan komitmen TNI untuk meningkatkan intensitas patroli keamanan serta memperkuat langkah-langkah preventif di wilayah rawan gangguan.

"Upaya ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif dan menjamin keamanan masyarakat, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Papua Tengah," pungkas Wirya.

 

TAG