Minggu, 28 Februari 2021 17:11

Pemkab Wajo Bakal Dapat Bantuan Rp200 M untuk Pembangunan RS Jantung Terpadu

Ketua Komisi III DPRD Wajo Taqwa Gaffar.
Ketua Komisi III DPRD Wajo Taqwa Gaffar.

Ketua Komisi lll DPRD Wajo Taqwa Gaffar tak menampik hal tersebut. Dimana pihaknya saat ini dengan Pemkab Wajo tengah melakukan koordinasi dengan Pemprov Sulsel.

WAJO, PEDOMANMEDIA - Pemprov Sulsel bakal memberikan bantuan dana ke Pemkab Wajo untuk pembangunan Rumah Sakit Jantung Terpadu di PTSP. Bantuan dana tersebut sebesar Rp200 miliar.

Ketua Komisi lll DPRD Wajo Taqwa Gaffar tak menampik hal tersebut. Dimana pihaknya saat ini dengan Pemkab Wajo tengah melakukan koordinasi dengan Pemprov Sulsel.

"Benar rencana tersebut soal pembangunan RS untuk Wajo dan saat ini tengah melakukan tahap koordinasi dengan Pemprov Sulsel," ungkapnya.

Baca Juga

Sebelumnya, Komisi lll DPRD dan Pemkab Wajo akhir pekan kemarin melakukan kunjungan ke Kantor Gubernur Sulsel dan diterima langsung oleh KAdis PLH Sulsel Andi Hasdullah.

Kunjungan tersebut berkaitan dalam rangka konsultasi dokumen amdal rencana semula RS Regional Anak dan Ibu menjadi RS Regional Jantung Terpadu. Karena dengan adanya perubahan menjadi RS Jantung Terpadu maka adendum dokumen amdal harus direvisi.

"Pekerjaan itu direncanakan multiyear dan diharapkan dapat diakomodir pembiayaannya pada pokok APBD atau partial 2021 beban APBD Wajo terkait perencanannya sehingga dokumen ini dapat segera dituntaskan," katanya.

"Dimana dokumen amdalnya diharap selesai secepatnya sehingga pelaksanaan pembagunan fisik RS Jantung Terpadu dapat berlansung sesuai rencana yang ada dan ini adalah upaya untuk menghadirkan Rumah Sakit Regional Jantung Terpadu guna melayani masyarakat tidak hanya di Wajo tapi juga Sulsel," jelasnya.

Perencanaan akan segera dilelang melalui ULP Wajo dengan anggaran Rp6 miliar. Ia berharap semua dokumen yg dibutuh pada saat perencanaan termasuk amdal dapat terselesaikan sehingga pelelangan fisiknya dapat dilaksanakan.

"Anggaran Rp6 milliar ini untuk perencanaannya dan akan segera dilelang atau proses tender," jelas politisi NasDem itu.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Wajo Armin belum bisa memberikan komentar terlalu jauh.

"Langsung saja kita tanyakan ke Direktur RS Lamaddukkelleng. Kalau amdal itu leading sektornya DLH. Ringkasnya

Sedangkan Direktur RSUD Laddukelleng Sengkang Ela Hafid hingga saat ini belum berhasil untuk dimintai tanggapan atau komentarnya terkait hal tersebut dan begitupun juga dengan Kadis DLH Wajo Andi Baso Iqbal.

Penulis : Andi Erwin
Editor : Jusrianto
#Pemkab Wajo #DPRD Wajo #Pembangunan RS Jantung Terpadu #Pemprov Sulsel
Berikan Komentar Anda