Jusrianto : Kamis, 08 Oktober 2020 15:38
Pembinaan dan monitoring pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Penilaian Mandiri di Torut.

TORUT, PEDOMANMEDIA -Tim Akselerasi Reformasi Birokrasi (RB) Sulsel melakukan pembinaan dan monitoring pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Penilaian Mandiri di Kantor Gabungan Dinas Ex Hotel Marante Tondon, Torut, Kamis (8/10/2020). Pembinaan ini untuk percepatan birokrasi di Torut.

Pada kegiatan pembinaan dan monitoring tersebut pihak Inspektur menghadirkan admin PMPRB, PMPZA, SPIP, dan SAKIP, pihak Bappeda yang menghadirkan admin SAKIP, dan pihak Diskominfo yang menghadirkan admin SPBE dan LAPOR SP4N.

Sekertaris Daerah Torut, Rede Roni menyampaikan, pertemuan kali ini bertujuan untuk melakukan pemantauan pembinaan pengarahan juga monitoring kepada semua OPD terutama pemegang kunci untuk kemajuan reformasi birokrasi.

Diakui Rede Roni bahwa beberapa aspek yang akan diberikan pada pembinaan tersebut sangat dibutuhkan.

"Aspek-aspek yang akan kita pelajari dalam pembinaan ini sangat dibutuhkan untuk peningkatan reformasi birokrasi juga SAKIP karena semua poin-poin yang harus kita perbaiki untuk percepatan perampingan organisasi. Diharapkan untuk kita semua ini fokus untuk memperhatikan agar mendapatkan pengarahan dan bimbingan," pungkas Rede Roni.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setprov Sulsel, Tautoto TR dalam arahannya mengungkapkan tujuan diadakannya pembinaan dan monitoring tersebut dimana yang hadir dapat tahu bagaimana upaya untuk melakukan percepatan reformasi birokrasi SAKIP di Kabupaten Torut.

"Setelah tahu bagaimna upaya percepatan untuk RB, pun pembinaan ini kita tahu mengenai bagaimana penyederhanaan birokrasi, karena ini adalah sebuah pertemuan upaya untuk bagaimana cara Kabupaten/Kota se-Sulsel  ini dapat didorong dan menggapai tujuan karena sekarang masih zona merah dalam SAKIP dan reformasi birokrasi," terang Tautoto.

Pembinaan yang dilakukan tersebut sesuai perintah Gubernur Sulsel (Nurdin Abdullah) agar pencapaiannya sesuai dengan visi misinya. Dimana kabupaten/kota diharapkan maju bersama bukan dan bukan hanya provinsi.

"Kita diberikan tanggung jawab oleh gubernur untuk kabupaten/kota yang masih salah dalam pelaksanaan SAKIP dan RB ini, dimana kita kabupaten/kota bisa maju untuk Sulsel," tambahnya.

Dikatakan Tautoto bahwa dengan kehadiran tim Pemprov kali ini diharapkan untuk evaluasi yang lalu itu bisa meningkat.

"Setelah kami datang dan begitu kami kembali kami mau lihat ada action pak Sekda, karena sekarang kita datangi agar evaluasi reformasi birokrasinya dapat meningkat dari sebelumnya," harap Tautoto.

Dalam pembinaan dan monitoring pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi tersebut dihadirkan juga Kepala Biro Organisasi, Andi Mirna dan Ketua Tim Percepatan Reformasi, Prof Sangkal sebagai narasumber.