Muh. Syakir : Jumat, 01 Mei 2026 16:22

KENDARI, PEDOMANMEDIA – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi melalui UPP Sultra menggelar edukasi intensif terkait penerapan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Kegiatan yang berlangsung di Kantor UPP Sultra, Kota Kendari ini diikuti oleh pegawai dan mitra kerja secara hybrid.

Kegiatan dilakukan guna memperkuat standar keamanan serta keselamatan dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah Sulawesi Tenggara. Langkah ini menjadi krusial mengingat PLN UIP Sulawesi tengah memacu sejumlah proyek strategis, termasuk pengembangan Gardu Induk dengan total kapasitas ±30 MVA dan jaringan transmisi sepanjang ±38,95 kilometer.

Melalui implementasi SMP dan SMK3 yang ketat, PLN memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai standar, mencakup identifikasi risiko, pengamanan aset strategis, hingga pengendalian kecelakaan kerja demi mencapai target Zero Accident.

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menekankan bahwa sinergi antara aspek teknis dan keselamatan adalah kunci keberhasilan proyek nasional.

“Kami berkomitmen penuh untuk mengintegrasikan pengamanan dan keselamatan kerja di setiap tahapan proyek. Hal ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap prinsip Good Corporate Governance sekaligus tanggung jawab kami dalam memastikan setiap aset kelistrikan yang dibangun terlindungi dengan standar terbaik,” tegas Aditya.

Sejalan dengan hal tersebut, Manager Unit Pelaksana Proyek (MUPP) Sultra, Ronny Aprisaputra, menambahkan bahwa budaya keselamatan kerja (safety culture) harus menjadi kebutuhan operasional yang melekat pada setiap individu.

“Penerapan SMP dan SMK3 bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan fondasi utama untuk menjaga keberlangsungan proyek dan keselamatan seluruh pekerja. Dengan standar yang konsisten, kita optimis dapat menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal tepat waktu,” ujar Ronny.

Edukasi ini juga menjadi momentum bagi PLN untuk memperkuat pengawasan terhadap mitra kontraktor yang terlibat dalam pembangunan transmisi dan gardu induk. Dengan pengawasan yang berlapis dan pemahaman risiko yang seragam, PLN berupaya meminimalisir segala kendala di lapangan yang dapat menghambat penyelesaian proyek strategis tersebut.