Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Pupuk di Wajo
Berdasar pada rencana defenitif kegiatan kelompok (RDKK) Kabupaten Wajo, dari 52.389 jumlah petani yang diusul yang terealisasi hanya 27.985 ton.
WAJO, PEDOMANMEDIA - Kanit II Sat Intelkam Polres Wajo IPDA Bambang Edi melakukan penyelidikan ketersediaan stok pupuk di Salobulo, Kecamatan Sajoanging, Selasa (2/3/2021). Hal itu menyusul aksi yang dilakukan HMI di Gedung DPRD Wajo beberapa waktu lalu.
Diketahui, saat ini kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Wajo terus menjadi persoalan mendasar bagi para petani.
Terlebih lagi, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Wajo menyebutkan kuota pupuk subsidi berkurang pada 2021 ini.
Berdasar pada rencana defenitif kegiatan kelompok (RDKK) Kabupaten Wajo, dari 52.389 jumlah petani yang diusul yang terealisasi hanya 27.985 ton.
Padahal, luas lahan pertanian ada 100.991 ha di Kabupaten Wajo, serta kuota untuk satu petani hanya untuk 2 hektar saja.
"Kegiatan yang dilakukan oleh Unit II Sat Intelkam Polres Wajo ini bukan hanya dilakukan di Kecamatan Sajoanging saja, namun akan dilakukan penyelidikan di kecamatan lain guna mengetahui penyebab masalah kelangkaan pupuk serta keluhaan para kelompok tani berkaitan dengan penyaluran pupuk subsidi," jelas Kanit II Sat Intelkam Polres Wajo.
