Minggu, 10 Mei 2026 17:12

Aklamasi, Anwar Hafid Kembali Pimpin Partai Demokrat Sulteng

Aklamasi, Anwar Hafid Kembali Pimpin Partai Demokrat Sulteng

Sekalipun ketua tetap Anwar Hafid, tapi disarankan perlu perubahan struktur pengurus. Harus ada kaderisasi.

PALU, PEDOMANMEDIA - Anwar Hafid kembali memimpin Partai Demokrat Sulawesi Tengah (Sulteng). Anwar terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat yang digelar di Kota Palu, Minggu, 10 Mei 2026.

Sebelumnya, 2 kandidat ikut mengambil formulir calon ketua. Namun keduanya tak memenuhi syarat dukungan minimal 5 DPC, sehingga tak ikut dalam pencalonan.

Akhirnya hanya Anwar Hafid yang mengembalikan formulir.

"Syarat untuk menjadi calon ketua DPD Partai Demokrat harus mendapatkan 5 dukungan suara dari DPC se Sulteng. Sedangkan dua kandidat lainnya mungkin tidak memenuhi syarat itu sehingga mereka tidak mengembalikan formulir," kata salah seorang kader Partai Demokrat Sulteng Andi Baso Opu, di sela-sela Musda DPD Partai Demokrat Sulteng .

Disinggung mengapa tidak dilakukan penunjukan DPP PD saja untuk ketua, seperti beberapa partai lainnya, mantan dosen Fakultas Hukum Untad itu menegaskan bahwa di eksternal Partai Demokrat tidak mengenal sistem penunjukan ketua, tapi harus ada proses musda.

"Soal aklamasi nanti peserta Musda yang menentukannya," jelasnya.

Partai Demokrat secara tegas menolak usulan pembatasan masa jabatan ketua partai maksimal dua periode, seperti yang diwacanakan KPK pada April 2026. Demokrat menilai pengaturan masa jabatan ketua adalah urusan internal partai, bukan ranah pemerintah.

Partai Demokrat menegaskan bahwa kedaulatan partai diatur oleh Anggaran Dasar/Anggaran Tumah Tangga (AD/ART) masing-masing, bukan resep dari luar. 

Poin-poin Terkait Posisi Demokrat

Demokrat menolak intervensi pemerintah dalam membatasi masa jabatan Ketua Umum DPP, Ketua DPD dan Ketua DPC. PD menyebutnya sebagai bagian dari kedaulatan internal.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat menekankan bahwa mekanisme pemilihan dan masa jabatan ketua umum sepenuhnya diatur dalam aturan internal partai. Sikap ini disampaikan sebagai respons terhadap usulan KPK terkait pembatasan masa jabatan ketum parpol pada 2026. 

Dengan demikian, tidak ada pembatasan 2 periode yang dipaksakan dari luar dalam tubuh Partai Demokrat karena mereka menolaknya. 

Ikbal Khan tak Mengembalilan Formulir

Sementara Kandidat Ketua Ikbal Khan yang dimintai tanggapannya mengaku tidak mendapat dukungan suara dari 5 DPC se Sulteng, sehingga tidak lagi mengembalikan formulir.

Dengan demikian sudah dapat dipastikan Anwar Hafid akan terpilih kembali secara aklamasi untuk Periode ke-5 sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah pada Musda ke 5 Partai Demokrat Sulteng kali ini.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyatakan kesiapannya memimpin Partai Demokrat.

"Bagaimana peserta Musda kalau masih menginginkan saya memimpin DPD Partai Demokrat Sulteng sebagai kader saya siap," tegasnya saat di tanya oleh Media.

Sementara itu mantan sekretaris DPD Partai Demokrat Sulteng Talitti Paluge, menegaskan sekalipun ketua tetap Anwar Hafid, tapi disarankan perlu perubahan struktur pengurus. Harus ada kaderisasi.

"Sekalipun pak Anwar Hafid tetap menjadi pilihan dan panutan Kader dengan memberikan amanah sebagai ketua 5 tahun ke depan, tapi pada tingkat struktur kepengurusan perlu kaderisasai jangan itu saja terus," sarannya.

Penulis : Faizal

Editor : Muh. Syakir
#Partai Demokrat Sulteng #Musda Partai Demokrat Sulteng
Berikan Komentar Anda