Muh. Syakir : Minggu, 10 Mei 2026 18:59

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan duka cita atas meninggalnya anggota Banit III Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung, Brigpol Arya Supena. Arya tewas ditembak saat berupaya menindak pelaku pencurian sepeda motor di Bandar Lampung.

Habiburokhman mengatakan almarhum gugur saat menjalankan tugas melindungi masyarakat dari tindak kejahatan.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Brigpol Arya Supena saat menjalankan tugas menumpas pelaku kejahatan begal di Bandar Lampung hari ini,” kata Habiburokhman dalam keterangannya, Minggu (10/5).

“Kebetulan almarhum juga berasal dari Metro Lampung, kampung halaman saya,” lanjutnya.

Habiburokhman mendoakan agar Brigpol Arya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan atas pengabdiannya sebagai anggota kepolisian.

“Insya Allah beliau syahid dan mendapat di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata dia.

Menurut Habiburokhman, Arya menjadi teladan karena tetap menjalankan tugasnya melindungi masyarakat hingga akhir hayat.

“Almarhum merupakan teladan karena menjalankan tugasnya melindungi dan mengayomi masyarakat sampai titik darah penghabisan,” ujarnya.

Sebelumnya, anggota Banit III Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung, Brigpol Arya Supena, tewas ditembak pelaku pencurian sepeda motor di Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (9/5).

Berdasarkan video yang diterima kumparan, tampak korban mengenakan kaus hitam dan celana hitam tergeletak di depan toko. Arya langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Lampung.

Seorang saksi mata bernama Jono mengatakan, peristiwa yang berlangsung pada pagi buta tersebut terjadi tepatnya di depan Yussy Akmal Kedaton, tak jauh dari Mal Boemi Kedaton (MBK).

“Itu kejadian kena begal, ditembak kejadian 05.30 WIB di depan Yussy Akmal Kedaton turunan MBK,” kata Jono dalam keterangannya.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.

“Korban datang ke Toko Yussy Akmal menggunakan sepeda motor Honda Beat Street hitam bernomor polisi BG 6138 ACY,” kata Yuni.

Tiba di lokasi, Arya menegur para pelaku. Ia melihat dua orang yang tengah mencoba merusak rumah kunci sebuah motor.

“Saat itu, korban berupaya menegur para pelaku. Setelah ditegur, salah satu pelaku ini diduga langsung mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah korban,” kata Yuni.

Akibat tembakan tersebut, lanjut Yuni, Arya kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RS Bhayangkara Polda Lampung.