Muh. Syakir : Jumat, 15 Mei 2026 22:03

TORUT, PEDOMANMEDIA – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk oleh Sarafina Sarong Langi (46), warga Toraja Utara yang telah lama memanfaatkan layanan kesehatan dengan mengandalkan kepsertaan JKN-nya.

Baginya, kehadiran program ini bukan hanya membantu dalam mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga memberikan rasa aman di tengah berbagai kondisi kesehatan yang pernah dialaminya.

Sarafina mengungkapkan bahwa dirinya cukup sering menggunakan JKN untuk berobat, baik di puskesmas maupun rumah sakit.

“Kalau lagi sakit batuk atau panas, saya biasa langsung ke puskesmas pakai kartu JKN. Jadi saya tidak pusing kalau tiba-tiba butuh berobat karena sudah ada JKN yang siap meng-cover biaya pengobatan saya,” ungkap Sarafina.

Tidak hanya itu, Sarafina juga pernah melalui masa sulit ketika harus menerima kenyataan kehilangan calon buah hatinya. Pada tahun 2020, bayi yang masih usia lima bulan dalam kandungannya meninggal sehingga harus menjalani operasi pengangkatan.

Momen tersebut menjadi pengalaman yang sangat berat bagi Sarafina. Ia juga harus mempertimbangkan kondisi kesehatannya, mengingat dirinya telah memiliki sembilan orang anak, sehingga tindakan penutupan kandungan dipilih demi menghindari risiko yang dapat membahayakan dirinya.

"Tahun 2020 itu saya mengalami keguguran karena bayi saya meninggal dalam kandungan saat usia lima bulan. Dokter juga menyarankan untuk tutup kandungan mengingat anak saya sudah ada sembilan dan dikhawatirkan bisa membahayakan kesehatan saya kedepannya,” ungkapnya.

Meski dalam kondisi yang tidak mudah, ia bersyukur karena proses pengobatan dan tindakan medis yang dijalaninya dapat berjalan dengan baik tanpa kendala berarti.

“Puji Tuhan selama masa-masa itu JKN telah hadir mendampingi saya sampai saat ini. Masalah biaya pun tak menjadi kendala karena ada JKN yang menjamin semuanya,” tambahnya.

Sarafina menilai bahwa Program JKN sangat membantu masyarakat, khususnya dalam meringankan beban ekonomi. Dengan adanya jaminan kesehatan, masyarakat tidak perlu lagi khawatir terhadap biaya pengobatan yang terkadang cukup tinggi, terutama saat harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Wanita yang terdaftar sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) ini pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah atas kehadiran program ini yang dinilai telah banyak membantu masyarakat.

“Teruntuk pemerintah, saya sangat berterima kasih karena telah menghadirkan program seperti ini. Semoga terus dipertahankan dan dikembangkan lagi supaya masyarakat di luar sana yang mau berobat tidak kesulitan lagi mengakses layanan kesehatan di rumah sakit,” tutup Sarafina.