TOLITOLI, PEDOMANMEDIA - Gelar Budaya Nusantara Season 2 dibuka di kawasan Bundaran Tugu Cengkeh, Toli-Toli, Kamis (4/6/26). Hajatan ini mengusung spirit pelestarian budaya dan keberagaman.
Acara ini menampilkan beragam pertunjukan seni tradisional, atraksi budaya daerah, serta aksi komunitas seni yang merepresentasikan warisan budaya Nusantara.
Turut hadir dalam pembukaan, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Faisal Alatas, perwakilan Dinas Kebudayaan Provinsi Sulteng, Anggota DPRD Kabupaten Toli-Toli, para pelaku budaya, seniman, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Bidang Pemanfaatan dan Pengembangan Kebudayaan Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Moh. Syafril, yang mewakili Kadis Kebudayaan Sulteng, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemkab Toli-Toli menyelenggarakan Gelar Budaya Nusantara hingga tahun kedua.
“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan pelestarian seni budaya sebagai kekayaan bangsa. Diharapkan menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan budaya Toli-Toli, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor seni, budaya, dan pariwisata,” ujar Syafril.
Sementara itu, sambutan Bupati Toli-Toli yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Setda, Mukti, S.T., menegaskan bahwa Toli-Toli memiliki kekayaan budaya yang harus dilestarikan sebagai identitas daerah dan perekat persatuan.
“Melalui Gelar Budaya Nusantara Season 2, kita tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan, menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Nusantara, serta mendorong kreativitas dan ekonomi lokal melalui UMKM dan pelaku ekonomi kreatif,” kata Mukti.
Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat, panitia, komunitas seni, sponsor, dan seluruh pihak yang terlibat. Kepada para peserta, ia berpesan agar tampil maksimal dengan menjunjung sportivitas, kebersamaan, dan semangat persaudaraan.
Penyelenggaraan Gelar Budaya Nusantara Season 2 diharapkan menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai budaya bangsa.
Selain itu, kegiatan ini juga ditargetkan mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah melalui keterlibatan pelaku UMKM dan komunitas lokal.
Semangat pelestarian budaya ini sejalan dengan upaya penguatan identitas budaya daerah dan nasional yang terus didorong di berbagai wilayah Indonesia.
Penulis : Faizal