SUMEDANG, PEDOMANMEDIA - BMKG memprediksi puncak musim kemarau 2026, bakal terjadi pada Juli hingga September. Bupati Sumedang mengimbau masyarakat untuk waspada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di periode itu.
“Mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terutama menghadapi musim kemarau dengan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), bencana kekeringan. Bila bencana terjadi untuk melaporkan pada BPBD Telepon/WA 08112065733 atau pemerintah terdekat,” kata Bupati Dony Ahmad Munir, Rabu (10/6/2026).
Sementara itu, BPBD Sumedang menerima laporan kebakaran hutan dan lahan di Gintung Lempeng, Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 12.00.
“Pertama kali masyarakat melihat api di pinggir jalan beton galian Cibeureum, adanya angin mengakibatkan kebakaran lahan semakin meluas. Luas lahan yang terbakar dengan panjang 20 meter dan lebar 3 meter,” kata Kepala BPBD Bambang Rianto.
BPBD berhasil memadamkan api. Untuk mencegah Karhutla, masyaralat diimbau jangan membuka lahan dengan cara dibakar, stop membuang puntung rokok sembarangan, matikan api ungun dengan benar.
“Segera lapor ke BPBD jika terjadi kebakaran hutan dan lahan 081 120 65733,” katanya.
Penulis : Sobari Suhendar
BERITA TERKAIT
-
Bupati Doni Serahkan Bantuan Alsintan ke Petani, Ada Combine Harvester hingga Pompa Air
-
Cegah Kekerasan dan LGBT, Pemkab Sumedang Siapkan Aduan Call Centre
-
DPRD Sumedang Segera Godok Raperda Pilkades: Digelar Serentak 28 Oktober
-
Pesan Wabup Fajar di HUT Bhayangkara: Polri-Pemda Sinergi Layani Masyarakat
-
Bupati Dony Dorong DKS Jadi Penggerak Implementasi Perda Sumedang Puseur Budaya Sunda