SUMEDANG, PEDOMANMEDIA - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Taufik Hidayat Slamet menyampaikan, minat generasi muda Sumedang terhadap program pemagangan ke Jepang sangat tinggi. Dari total 201 pendaftar yang mengikuti tahapan seleksi, hanya 60 peserta yang berhasil lolos dan mengikuti pelatihan.
“Selama empat bulan, mulai Juni hingga September 2026, para peserta akan menjalani pendidikan dan pelatihan bahasa serta budaya Jepang secara intensif di lembaga pelatihan kerja yang telah bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang,” jelasnya.
Taufik menambahkan, program pemagangan ke Jepang merupakan peluang emas bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh pengalaman kerja internasional. Namun demikian, keberhasilan di negara tujuan sangat bergantung pada kemampuan bahasa dan pemahaman budaya setempat.
“Penguasaan bahasa Jepang (Nihongo) dan pemahaman budaya Jepang (Bunka) merupakan kunci utama untuk dapat beradaptasi dan bekerja dengan sukses. Oleh karena itu, pelatihan intensif ini diselenggarakan sebagai jembatan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, serta kompetensi berbahasa peserta sebelum diberangkatkan ke negara penempatan,” katanya.
Penulis : Sobari Suhendar
BERITA TERKAIT
-
Bupati Dony Imbau Warga Waspada Karhutla di Puncak Kemarau Juli-September
-
Pemkab Sumedang Kembali Raih WTP, Bupati Dony: Peran Semua Pihak
-
Buka Penataran Pelatih KONI Sumedang, Bupati Dony: Harus Lahirkan Atlet Hebat
-
Punya Sederet Inovasi Digital, Pemkab Sumedang Wakili RI di Asean City Leaders Conference
-
Antisipasi Pohon Tumbang, BPBD Sumedang Lakukan Pemangkasan di Sejumlah Titik