Muh. Syakir : Sabtu, 13 Juni 2026 19:51

SIDRAP, PEDOMANMEDIA – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus memperkuat komitmennya dalam menanamkan budaya integritas dan nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan Penyuluhan Anti Korupsi yang digelar di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Sidrap pada Rabu (3/6), PLN mengajak guru, tenaga kependidikan, serta orang tua murid untuk bersama-sama membangun lingkungan pendidikan yang jujur, adil, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PLN UIP Sulawesi dalam mendukung tumbuhnya budaya integritas di tengah masyarakat melalui pendekatan edukatif.

Lingkungan pendidikan dipandang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa, sehingga nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian perlu ditanamkan sejak dini melalui keterlibatan seluruh unsur pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, Pegawai PLN UIP Sulawesi Bidang Perencanaan, A. Yul Sri Hidayah, menyampaikan materi mengenai pentingnya penerapan nilai-nilai antikorupsi dalam lingkungan pendidikan, khususnya di sekolah luar biasa.

Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kepercayaan orang tua, memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran, serta menghadirkan layanan yang adil dan transparan bagi seluruh peserta didik.

Selain itu, peserta juga diajak mengenali berbagai bentuk perilaku koruptif yang berpotensi terjadi di lingkungan pendidikan, seperti manipulasi data, pungutan yang tidak jelas, gratifikasi, perlakuan pilih kasih, hingga penyalahgunaan fasilitas maupun bantuan yang diperuntukkan bagi siswa.

Penyuluhan ini turut memperkenalkan sembilan nilai integritas antikorupsi, yaitu jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil sebagai landasan dalam membangun budaya sekolah yang berintegritas.

Dalam paparannya, A. Yul Sri Hidayah menjelaskan bahwa pencegahan korupsi tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan keuangan, tetapi juga menyangkut sikap dan perilaku sehari-hari yang dapat memengaruhi kualitas layanan pendidikan.

“Perilaku koruptif sering kali berawal dari kebiasaan kecil yang dianggap wajar. Karena itu, nilai-nilai seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, dan adil perlu ditanamkan serta diterapkan secara konsisten agar hak-hak peserta didik terlindungi dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tetap terjaga,” jelas Yul.

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan bahwa pendidikan merupakan salah satu sarana paling efektif untuk membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya integritas.

“Lingkungan pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, nilai-nilai antikorupsi perlu ditanamkan sejak dini melalui keterlibatan seluruh unsur pendidikan, baik tenaga pendidik, tenaga kependidikan, maupun keluarga sebagai lingkungan belajar pertama bagi anak,” ujarnya.

Aditya menambahkan bahwa melalui kegiatan ini PLN ingin mengajak seluruh unsur pendidikan di SLBN 1 Sidrap untuk bersama-sama menanamkan nilai kejujuran, transparansi, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

“Budaya integritas tidak dapat dibangun secara instan. Diperlukan komitmen dan keteladanan dari seluruh pihak agar nilai-nilai tersebut dapat tumbuh menjadi budaya yang kuat di lingkungan sekolah dan masyarakat. Kami berharap edukasi ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta memperkuat kesadaran bersama untuk mewujudkan lingkungan yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi,” pungkasnya.