Sabtu, 20 Juni 2026 14:17

3 Irigasi di Bulukumba juga Siap Direhabilitasi, Pemprov Sulsel Suntik Rp16,5 M

3 Irigasi di Bulukumba juga Siap Direhabilitasi, Pemprov Sulsel Suntik Rp16,5 M

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah dan kontraktor, tetapi juga partisipasi warga.

 MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengalokasikan anggaran sekitar Rp16,5 miliar untuk rehabilitasi tiga daerah irigasi di Kabupaten Bulukumba. Salah satunya adalah Daerah Irigasi atau DI Bontonyeleng di Kecamatan Gantarang yang pembangunannya resmi dimulai melalui peletakan batu pertama oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Selain DI Bontonyeleng, anggaran tersebut juga digunakan untuk rehabilitasi DI Bettu dan DI Bongki-Bongki yang selama ini menjadi sumber pengairan bagi kawasan pertanian masyarakat.

"Khusus untuk Kabupaten Bulukumba, Pemerintah Provinsi mengalokasikan anggaran sekitar Rp16,5 miliar untuk rehabilitasi tiga daerah irigasi, yakni DI Bontonyeleng, Bettu, dan Bongki-Bongki," ujar Andi Sudirman Sulaiman.

Baca Juga

Menurut dia, perbaikan jaringan irigasi menjadi kebutuhan mendesak karena sejumlah saluran utama mengalami kerusakan dan kebocoran. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi air ke area pertanian belum berjalan maksimal.

Karena itu, rehabilitasi yang dilakukan diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pengairan sekaligus mengurangi kehilangan air di sepanjang jaringan irigasi.

Andi Sudirman menjelaskan, proyek rehabilitasi DI Bontonyeleng masuk dalam Paket 1 Multi Years Project (MYP) rehabilitasi daerah irigasi yang mencakup Kabupaten Maros, Gowa, Bulukumba, dan Sinjai dengan total anggaran sekitar Rp93 miliar.

Program ini merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur sumber daya air yang tengah dijalankan Pemprov Sulsel di sejumlah wilayah. Sebelumnya, pembangunan Paket 2 MYP telah dimulai di Kabupaten Bone, Soppeng, dan Wajo. Sementara Paket 4 dikerjakan di Kabupaten Luwu Utara yang mencakup kawasan Luwu Raya dan Toraja.

Gubernur Sulsel menyebut rehabilitasi DI Bontonyeleng diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas layanan irigasi hingga sekitar 65 persen. Jika target tersebut tercapai, maka sekitar 1.200 hektare lahan pertanian akan memperoleh pasokan air yang lebih optimal.

"Peningkatan layanan irigasi ini akan berdampak langsung pada produktivitas pertanian masyarakat dan menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah," katanya.

Ia juga meminta dukungan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah dan kontraktor, tetapi juga partisipasi warga dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun.

 

Editor : Muh. Syakir
#Pemprov Sulsel
Berikan Komentar Anda