Muh. Syakir : Kamis, 04 Maret 2021 17:25
Rapat gabungan OPD Pemkab Bulukumba molor berjam jam.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Tim Delegasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemkab Bulukumba menyesalkan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang tak hadir rapat tepat waktu, siang tadi. Rapat lintas-unit kerja akhirnya molor berjam-jam.

Tim Delegasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Andi Baso Mauragawali, menyampaikan kekesalannya melalui akun facebook pribadinya @Mauraga, Kamis 4 Maret 2021. Ia mengaku kecewa dengan pimpinan OPD yang pakai "jam karet".

Opu sapaan akrab Andi Mauragawali, menjelaskan, seharusnya rapat dilaksanakan pada pukul 9.00 Wita. Namun hingga lewat pukul 10.00 Wita, para pimpinan atau pun perwakilan dari OPD tak kunjung hadir.

"Undangan jam 09.00 Untuk mengikuti pelaksanaan kegiatan forum Gabungan OPD tahun 2022 pada bidang fisik, anehnya tim delegasi kecamatan sudah ada sementara OPD Belum hadir sampai sekarang," kata Opu.

Kekhawatiran Kades Bontonyeleng itu bukan tanpa alasan. Sebab, kata dia 'Dikerja Bukan Dicerita' yang menjadi tagline Andi Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf di Pilkada Bulukumba 2020, tak bisa diwujudkan jika kondisi ASN seperti ini.

"Saya khawatir "dikerja bukan dicerita" akan gagal kalau setiap rapat seperti ini modelnya," jelas Opu.

Sekadar diketahui, rapat gabungan forum OPD tersebut berlangsung di Kantor Dinas Kominfo Bulukumba, di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Caile. Rapat tersebut membahas mengenai penyusunan RKPD Kabupaten Bulukumba tahun anggaran 2022, khususnya di bidang fisik dan prasarana.

Tim RKPD akan melaporkan hal ini ke Bupati agar menjadi bahan evaluasi.