Liga Futsal Sumedang 2026 Resmi Bergulir: Diharap Lahirkan Atlet Muda Potensial
Melalui penyelenggaraan Liga Futsal, diharapkan lahir bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sumedang.
SUMEDANG, PEDOMANMEDIA - Liga Futsal Kabupaten Sumedang 2026 resmi dibuka. Liga ini dihasapkan menjadi ajang kompetisi dan pembinaan atlet muda yang berkelanjutan.
Mengusung kategori U-17 Putra dan U-19 Putri, kompetisi ini menjadi salah satu upaya strategis dalam mencetak generasi atlet futsal berprestasi sekaligus memperkuat ekosistem olahraga di Kabupaten Sumedang.
Liga yang berlangsung mulai 29 Juni hingga 10 Juli 2026 tersebut diikuti oleh 10 klub putra dan 5 klub putri dengan jumlah peserta mencapai 350 atlet dari berbagai klub anggota Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Sumedang.
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) diisi oleh Dikdik Syeh Rizki, mengatakan, bahwa futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat dekat dengan generasi muda dan menjadi sarana positif untuk menyalurkan bakat, minat, serta semangat kompetitif secara sehat.
"Futsal merupakan olahraga prestasi yang banyak diminati anak muda. Kegiatan ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menumbuhkan semangat juang dalam mengharumkan nama keluarga, daerah, dan Kabupaten Sumedang melalui prestasi olahraga," ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kompetisi futsal tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi semata, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter. Nilai-nilai seperti sportivitas, kerja keras, pantang menyerah, rasa hormat kepada sesama, dan fair play menjadi bagian penting yang harus ditanamkan kepada para atlet sejak usia dini.
"Semoga kegiatan ini terus dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan sehingga mampu melahirkan generasi muda Sumedang yang berprestasi, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi," tambahnya.
Selain berdampak pada pembinaan olahraga, penyelenggaraan kompetisi juga diyakini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Semakin berkembangnya kompetisi futsal di Sumedang diharapkan mampu menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menciptakan aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Futsal Kabupaten Sumedang menyampaikan bahwa Liga Futsal Sumedang merupakan bagian dari sistem pembinaan berjenjang yang wajib diikuti oleh seluruh klub anggota asosiasi.
"Liga ini merupakan pembinaan berjenjang yang menjadi kewajiban bagi klub anggota asosiasi. Klub adalah ujung tombak pembinaan prestasi futsal di Kabupaten Sumedang. Kompetisi ini memberikan ruang bagi para atlet untuk menunjukkan hasil latihan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan menuju puncak prestasi," ungkapnya.
Hal senada disampaikan Exco Badan Tim Daerah AFKAB Sumedang, Abanda Herman. Menurutnya, konsistensi pembinaan yang dilakukan selama ini telah membuahkan berbagai prestasi membanggakan.
"Pembinaan yang konsisten telah mengantarkan futsal putri Sumedang meraih Juara 2 Kejurda Futsal Putri Tahun 2023. Selain itu, klub AFS yang merupakan anggota AFKAB berhasil menjadi Juara 1 Liga Nusantara Seri B. Sumedang juga berhasil melahirkan pemain Tim Nasional Putri seperti Ikeu Rosita dan Nizrina Fauziah yang merupakan hasil pembinaan Asosiasi Futsal Kabupaten Sumedang," jelasnya.
Ketua Pelaksana Liga Futsal Sumedang 2026, Rangga Ahmad, menambahkan bahwa kompetisi ini diselenggarakan untuk memberikan ruang kompetisi yang sehat dan kompetitif bagi seluruh klub anggota agar terus berkembang menuju arah yang lebih profesional.
Melalui penyelenggaraan Liga Futsal Sumedang Tahun 2026, diharapkan lahir bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sumedang di tingkat regional maupun nasional, sekaligus memperkuat budaya olahraga yang positif di kalangan generasi muda.
Penulis : Sobari Suhendar
