Muh. Syakir : Jumat, 10 Juli 2026 17:19

LOMBOK, PEDOMANMEDIA - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, banyak yang ingin menggagalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Karena itu, ia meminta semua komponen ikut mengawasi dan menutup ruang bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Menurutnya, terdapat pihak-pihak yang menyusup ke dalam program tersebut untuk melakukan penyimpangan yang ingin mengambil keuntungan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7).

"MBG kita teruskan! Tapi kita mengerti dan kita sadar banyak juga yang nyusup ke tubuhnya MBG untuk jadi maling di situ," kata Prabowo.

Ia meminta gubernur, bupati, camat, hingga kepala desa memeriksa seluruh dapur MBG di wilayah masing-masing. Jika ditemukan dugaan penyimpangan, mereka diminta segera melapor kepada Badan Gizi Nasional (BGN) atau langsung kepada dirinya.

"Maka saya minta gubernur, bupati, camat, kepala desa boleh memeriksa semua dapur MBG, saudara periksa. Laporkan ke Kepala BGN, kalau perlu lapor langsung ke saya. Gampang, ngomong di TikTok langsung aku kirim tim untuk selesaikan," ujarnya.

Prabowo juga menginstruksikan jajaran TNI dan Polri, mulai dari Dandim, Kapolres hingga Kapolsek, ikut melakukan pengawasan. Namun ia mengingatkan agar pemeriksaan dilakukan secara benar dan tidak disalahgunakan.

"Dandim, Kapolres, Kapolsek silakan periksa, periksa, periksa yang artinya baik. Jangan manggil-manggil mau ngerjain, jangan. Saya sudah lama jadi orang Indonesia. Manggil-manggil minta setoran," tegasnya.

Ia pun meminta masyarakat turut mengawasi pelaksanaan program MBG karena menurutnya kini masyarakat semakin mudah melaporkan dugaan penyimpangan.

"Rakyat awasi ya! Rakyat sekarang tidak bodoh, rakyat punya gadget," kata Prabowo.