WAJO, PEDOMANMEDIA - Perayaan puncak kegiatan Harlah PKB akan dijadwalkan berlangsung esok, Kamis 23 Juli 2026. Harlah PKB dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin membuka Gelaran Ekonomi Rakyat dan Diskusi Publik "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi" di Kompleks Parlemen, Senayan.
Dalam sambutannya, Gus Muhaimin menegaskan bahwa orientasi baru ekonomi yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto merupakan pilihan yang tepat sebagai hasil pembelajaran dari perjalanan ekonomi Indonesia selama 25 tahun terakhir.
Menurutnya, gagasan tersebut bukanlah konsep baru karena telah lama menjadi visi Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam berbagai tulisan, buku, maupun pemikiran yang disampaikannya jauh sebelum menjabat sebagai presiden.
"Apakah ini bisa disebut sosialisme baru atau ekonomi konstitusi, tentu akan didalami. Yang jelas, PKB bergabung bersama Pak Prabowo dengan semangat yang sama, yakni menghadirkan arah baru pembangunan ekonomi agar pengalaman 25 tahun terakhir menjadi pelajaran menuju kebijakan yang lebih tepat," ujar Gus Muhaimin.
Meski demikian, ia menilai tantangan terbesar saat ini bukan berada pada konsep kebijakan, melainkan pada pelaksanaannya di lapangan.
"Menurut saya, yang belum benar adalah implementasinya. Problem utama kita ada dipelaksanaan. Karena itu," katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir birokrasi dalam menjalankan kebijakan pemerintah. Menurutnya, orientasi baru tidak akan berhasil apabila masih dijalankan dengan cara-cara lama.
Haji Sumardi Arifin, Ketua DPC PKB Kabupaten Wajo, Sulsel, mengatakan melalui momentum Harlah ini, PKB Wajo melalui proses dan mekanisme pemilihan yang berbeda dengan periode sebelumnya. Tahapan demi tahapan dimulai sejak Februari 2026, yakni pemetaan calon pengurus DPC oleh tim 5 DPW PKB SulSel atas perintah DPP, kemudian setelah itu DPC dianggap sudah memenuhi persyaratan untuk pelaksanaan Muscab, untuk menetapkan beberapa calon pengurus termasuk Ketua, Sekretaris dan Bendahara dan struktur lainnya.
Kemudian selanjutnya mengikuti UKK 2 kali bagi yang ingin lanjut maju sebagai Ketua DPC, dan kembali diserahkan hasilnya ke DPP PKB untuk ditetapkan sebagai Ketua terpilih. Berikutnya penetapan pengurus lengkap.
"Dan Alhamdulillah hari ini semua DPC PKB Se Indonesia hadir untuk mengikuti pelantikan serentak oleh ketua Umum DPP PKB di Kota Tua jakarta 22 Juli 2026, juga mengikuti harlah ke 28 Tahun PKB, 23 juli 2026 di Jakarta," katanya.
Hal ini juga sebagai bukti DPP PKB tidak mau jika pemilihan itu hanya seremonial saja tetapi betul betul memilih kader yang mumpuni, untuk memajukan partai.
Ia menjelaskan, sehari sebelum puncak Harlah, PKB melantik secara serentak kepengurusan 514 Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan 38 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dari seluruh Indonesia. Pelantikan akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PKB sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan partai.
Pada 23 Juli pagi, PKB juga akan menggelar Ijtima Ulama yang menghadirkan para kiai dan pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah. Sementara malam harinya akan digelar acara puncak Harlah.
"Acara puncaknya akan dilaksanakan 23 Juli malam, yang insyaallah akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia beserta seluruh pimpinan partai politik sahabat," ujarnya.
Tema Harlah tahun ini dipilih untuk menegaskan komitmen PKB dalam memberikan gagasan mengenai arah pembangunan ekonomi nasional.
"PKB ingin ikut serta dalam membicarakan arah-arah ekonomi ke depan. Ini akan kita laksanakan melalui diskusi-diskusi publik dengan beberapa pakar terkait," katanya. Sambungnya
TAG
BERITA TERKAIT
-
PKB Resmi Usung Pasangan Chaidir-Suhartina di Pilkada Maros
-
Tuding Kepengurusan Cak Imin Tidak Transparan, DPW PKB Sulsel Turut Laporkan Lukman Edy ke Polisi
-
Yusuf Ritangnga-Andi Liwang Terima Rekomendasi Tiga Partai Maju Pilkada Enrekang
-
Tancap Gas, PKB Sulsel Kumpulkan Seluruh DPC Siap Sambut Pilkada Serentak
-
KPU Bulukumba Rampungkan Hasil Pileg 2024: PKS Pemenang, Disusul PKB dan Gerindra