Rutan Sengkang Gelar 'Bangkit, Pulih, dan Berdaya': Bantu Penguatan Mental WBP
Menurutnya, pembinaan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pada penguatan mental, karakter, dan semangat perubahan agar Warga Binaan siap kembali ke tengah masyarakat.
SENGKANG, PEDOMANMEDIA – Melalui kolaborasi dengan Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Wajo, Rutan Sengkang mendukung pelaksanaan kegiatan Emotional Release bertema "Bangkit, Pulih, dan Berdaya". Kegiatan ini untuk memperkuat kesehatan mental, mengelola emosi, dan membangun motivasi hidup yang lebih baik.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Rutan Kelas IIB Sengkang ini diikuti oleh Kepala Rutan Kelas IIB Sengkang beserta jajaran, pengurus dan relawan TDA Wajo, narasumber Coach Astrid, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), serta tamu undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, penampilan Tari Padduppa, Sambutan-sambutan serta penampilan Band PKBM Rutan Sengkang.
Memasuki sesi utama, Coach Astrid mengajak seluruh peserta mengikuti proses Emotional Release, sebuah pendekatan yang membantu peserta mengenali, menerima, dan mengelola emosi secara sehat.
Melalui materi penguatan mental, refleksi diri, dan motivasi, para peserta diajak memahami bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk bangkit dari masa lalu, memulihkan diri dari berbagai luka kehidupan, serta membangun masa depan yang lebih bermakna.
Suasana semakin menyentuh ketika peserta mengikuti Sharing Small Group. Dalam kelompok-kelompok kecil, mereka saling berkenalan bersama panitia TDA, bercerita, pengalaman hidup, serta harapan yang ingin diwujudkan setelah menjalani proses pembinaan.
Kegiatan ini menjadi ruang aman untuk saling mendengarkan, memberikan dukungan, dan membangun support system yang positif di lingkungan Rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Sengkang, Oki Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada TDA Wajo atas kolaborasi yang terjalin dalam mendukung pembinaan WBP.
Menurutnya, pembinaan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pada penguatan mental, karakter, dan semangat perubahan agar Warga Binaan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
Antusiasme tinggi dari seluruh peserta menjadi indikator bahwa pembinaan mental seperti ini sangat dibutuhkan dan layak dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Lebih dari sekadar sebuah seminar motivasi, kegiatan "Bangkit, Pulih, dan Berdaya" menjadi pengingat bahwa di balik tembok pemasyarakatan terdapat harapan yang terus tumbuh.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
