MOROWALI, PEDOMANMEDIA - Kasus keributan yang berujung pengeroyokan di arena judi sabung ayam di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali terus menuai sorotan. Belakangan, terungkap identitas pengendali sekaligus pemilik arena judi sabung di wilayah itu.
Hasil penelusuran diketahui, pemiliknya berinisial PK. Menurut informasi yang didapatkan, PK sudah lama mengendalikan judi sabung ayam di Bahodopi.
"Sudah lama. Dia yang punya arena di sana," ujar seorang warga Bahodopi.
Ia menuturkan, aktivitas judi sabung ayam yang dikendalikan PK tak pernah tersentuh aparat. Ia diduga memiliki koneksi kuat.
"Ada bekingnya. Makanya tak pernah tersentuh itu," tambahnya.
Arena milik PK menjadi lokasi pengeroyokan yang videonya viral di media sosial. Kasus pengeroyokan ini sendiri tengah ditangani Polsek Bahodopi.
Korban berinisial YN meminta polisi tidak hanya menangkap pelaku pengeroyokan, tetapi juga mengusut pemilik arena judi sabung ayam tersebut.
"Kami sudah layangkan laporan. Sudah ditangani Polsek Bahodopi Morowali," kata YN kepada PEDOMANMEDIA, Sabtu (26/7/2026).
Saat dikonfirmasi, PK tidak menampik bahwa arena tersebut dikelolanya.
"Penyelenggara di Palu. Kalau mau damai, saya cuma bisa bayar Rp10 juta kepada korban," ucap PK.
Namun penawaran tersebut ditolak keluarga korban. Mereka meminta kasus ini diproses hukum.
"Tidak ada damai. Proses hukum harus jalan," kata pihak keluarga.
Hingga berita ini diturunkan, PEDOMANMEDIA masih berupaya mengkonfirmasi Kapolsek Bahodopi terkait perkembangan penanganan kasus dan dugaan arena judi sabung ayam di wilayah hukumnya.
BERITA TERKAIT
-
Polda Sulteng Didesak Usut Bandar dan Beking Judi Sabung Ayam di Bahodopi Morowali
-
Marak Judi Sabung Ayam di Enrekang, Publik Tunggu Langkah Tegas Kapolres Baru
-
Polisi Gerebek Judi Sabung Ayam di Buntao Toraja Utara, 2 Orang Ditangkap
-
Polisi Bakar Arena Judi Sabung Ayam di Kalola Wajo
-
Judi Sabung Ayam Marak di Wajo, Tomas: Polisi Tutup Mata