Minggu, 07 Maret 2021 14:01

Top Sepekan: KPK Geledah Rumah NA, hingga Selebgram Makassar Dibunuh Teman Kencan

Wisma Topaz Makassar tempat selebgram dibunuh teman kencan.
Wisma Topaz Makassar tempat selebgram dibunuh teman kencan.

Kasus korupsi yang menyeret NA kembali menyita perhatian. Namun isu ini tenggelam oleh kasus pembunuhan selebgram Makassar.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kasus dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah masih menempati deretan isu terpanas sepekan terakhir. Namun isu ini tenggelam oleh peristiwa pembunuhan selebgram Makassar yang terjadi dua hari lalu.

Kasus korupsi yang menyeret NA kembali menyita perhatian. Tim penyidik KPK menggeledah dua lokasi dua hari usai NA ditahan. Dua lokasi itu yakni Kantor Dinas PUPR Sulsel dan kediaman pribadi Nurdin Abdullah.

Dari 2 lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan barang bukti di antaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara ini dan juga sejumlah uang tunai.

Baca Juga

Sebelumnya, Senin (1/03/2021) Tim penyidik KPK juga telah melakukan penggeledahan di 2 lokasi berbeda di Sulawesi Selatan. Yaitu Rujab Gubernur Sulsel dan Rumdis Sekretaris Dinas PUTR, yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini.

Dari dua lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan bukti. Di antaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara ini dan sejumlah uang tunai.

"Untuk jumlah uang tunai saat ini masih akan dilakukan penghitungan kembali oleh tim penyidik KPK," ungkap Plt Jubir KPK Ali Fikri melalui rilis yang diterima PEDOMANMEDIA.

"Selanjutnya terhadap dokumen dan uang tunai dimaksud akan dilakukan validasi dan analisa lebih lanjut dan segera dilakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara ini" pungkasnya.

Isu ini menjadi top report hampir semua media lokal dalam lima hari di awal pekan. Sampai pada Jumat lalu seorang selebgram ditemukan terbunuh di Wisma Topaz Makassar. Selebgram bernama AP tewas dengan sejumlah luka bacok.

AP dibunuh oleh teman kencannya bernama AS. AS adalah seorang mahasiswi. Ia nekat menghabisi AP karena sakit hati diancam akan ditinggalkan setelah beberapa kali berhubungan badan.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman mengatakan, pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menusuk dada korban berulang kali. Korban sempat berlari dengan kondisi terluka parah. Sebelum jatuh tersungkur di lantai wisma.

Polisi menyebut, pelaku dan korban kenal melalui sosmed (Instagram) lalu lanjut bertukar nomor HP dan bertemu. Selanjutnya antara korban dan pelaku terjalin hubungan.

"AS merasa dendam dengan korban karena mereka telah melakukan hubungan suami-istri sedangkan korban hanya menganggap sebatas main-main," ungkapnya.

Iqbal menceritakan, di hari nahas itu AP mengajak AS bertemu. Mereka kemudian mengatur janji bertemu di Wisma Topaz. AS sudah merencanakan untuk menghabisi AP.

Ia membawa pisau dapur dari rumah lalu menyembunyikannya di balik celana.

"Pelaku dan korban lalu bertemu di Alfamart di Jalan Boulevard, selanjutnya korban bersama pelaku bersama-sama menuju Wisma Topaz dan pada saat sampai di Wisma Topaz pelaku sempat berbincang-bincang selama kurang lebih satu jam. Sampai kemudian AS melampiaskan dendamnya dengan cara menikam korban berulang kali. Setelah itu dia melarikan diri," jelasnya.

Korban ditemukan bersimbah darah dalam keadaan sudah tak bernyawa. AS sendiri ditangkap hanya berselang beberapa jam setelah jenazah AP dievakuasi petugas.

Editor : Muh. Syakir
#Selebgram Makassar Dibunuh #Nurdin Abdullah #KPK #Top Sepekan
Berikan Komentar Anda