TORUT, PEDOMANMEDIA – Akses layanan kesehatan yang mudah dan tanpa hambatan menjadi salah satu manfaat yang dirasakan Michel Dwiputri (16), warga Lembang Tondon Matallo, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, saat menjalani pengobatan di Rumah Sakit Elim Rantepao, Sabtu (18/06).
Siswa kelas XI SMK Kristen Tagari tersebut menceritakan pengalamannya memanfaatkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ketika mengalami demam tinggi beberapa waktu lalu. Kondisinya yang terus memburuk membuat orang tuanya memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan medis.
"Saya mengalami demam selama beberapa hari. Badan terasa lemah, menggigil, dan mual. Awalnya saya hanya berobat di rumah, tetapi panas saya tidak kunjung turun. Akhirnya orang tua membawa saya ke RS Elim Rantepao. Setibanya di sana, saya langsung mendapat penanganan dari tenaga medis. Karena kondisi saya cukup mengkhawatirkan, saya kemudian menjalani rawat inap selama lima hari," ungkap Michel.
Michel mengaku sangat puas dengan pelayanan yang diterimanya selama menjalani perawatan. Menurutnya, dokter dan perawat memberikan pelayanan secara profesional, ramah, dan penuh perhatian. Ia juga merasakan bahwa seluruh pasien memperoleh pelayanan yang sama tanpa adanya perbedaan perlakuan.
"Selama lima hari dirawat, saya mendapatkan pelayanan yang sangat baik. Dokter dan perawat selalu melayani dengan ramah sehingga saya merasa nyaman menjalani pengobatan. Saya juga tidak melihat adanya perbedaan pelayanan. Semua pasien diperlakukan dengan baik," ujar Michel.
Michel terdaftar sebagai peserta aktif JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) sebagai tanggungan orang tuanya yang bekerja sebagai pegawai swasta. Menurutnya, kepesertaan aktif JKN sangat membantu karena seluruh proses pemeriksaan hingga perawatan dapat dijalani tanpa harus memikirkan besarnya biaya pelayanan kesehatan.
"Saya sangat bersyukur menjadi peserta JKN. Saat sakit seperti ini, saya tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Hal itu tentu sangat meringankan beban orang tua saya. Pengalaman ini juga membuat saya semakin menyadari pentingnya menjaga kepesertaan JKN tetap aktif karena kita tidak pernah tahu kapan akan membutuhkan pelayanan kesehatan," tambahnya.
Di akhir wawancara, Michel menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan dan seluruh tenaga kesehatan di RS Elim Rantepao yang telah memberikan pelayanan terbaik selama dirinya menjalani perawatan. Ia berharap Program JKN terus berkembang dan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang semakin mudah diakses, cepat, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena melalui Program JKN saya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik saat sakit. Terima kasih juga kepada dokter dan perawat di RS Elim Rantepao yang telah merawat saya dengan penuh perhatian. Semoga BPJS Kesehatan terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaat Program JKN secara optimal," tutup Michel.
BERITA TERKAIT
-
NADI JKN Diluncurkan, Solusi Menjaga Keaktifan Peserta JKN
-
Sosialisasi AKT 1%, BPJS Kesehatan Bekali ASN Toraja Utara Pemahaman Kepesertaan JKN
-
JKN Jadi Andalan Senda Dapatkan Penanganan Cepat saat Asma Kambuh
-
Antrean Online di Mobile JKN Permudah Sakan Mengakses Layanan Kesehatan Tanpa Hambatan
-
Manfaatkan Antrean Online JKN, Apping Rasakan Kemudahan Berobat di RS Elim Rantepao