MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kebakaran hebat melanda Asrama TNI Mattoanging, Jalan Cenderawasih, Kota Makassar, Selasa siang Kebakaran menghanguskan sedikitnya 35 rumah.
Dua warga juga dilaporkan cedera dalam insiden ini. Regu pemadam yang diturunkan berhasil memadamkan api setelah hampir satu jam.
"Api berhasil dipadamkan setelah 1 jam lebih. Ada 35 rumah terbakar," ujar Kadis Damkar Fadli Wellang kepada wartawan di lokasi.
Pihaknya mengaku proses pemadaman sempat terkendala jalanan yang sempit. Termasuk angin bertiup cukup kencang saat terjadi kebakaran.
"Kendala tentu karena Jalan akses tadi cukup kecil, kemudian angin bertiup sangat kencang tadi saat pemadaman. Ini yang mempercepat terjadinya proses kebakaran," jelasnya.
Hasanuddin menyebut sebanyak 26 armada Damkarmat yang diterjunkan memadamkan api. Sementara jumlah personel mencapai 78 orang.
"Armada sekitar 25, ditambah Tim Rescue, satu unit rescue, jadi 26. Personel kurang lebih 78 orang," jelasnya.
Pihaknya menyebut insiden ini terjadi usai pemadaman listrik terjadi di wilayah tersebut. Meski demikian pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kebakaran ini.
"Penyebab sementara masih diselidiki karena tadi sempat mati lampu, kemudian menyala, dan terjadi kebakaran," jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Makassar, Fadli Tahar memastikan tidak ada laporan korban meninggal dunia dalam kejadian ini. Namun, 2 orang mengalami luka dan telah mendapat penanganan medis.
"Satu korban laki-laki mengalami sesak napas dan dirujuk ke RS Bhayangkara oleh tim BPBD Makassar. Sementara satu korban laki-laki lainnya mengalami luka robek pada bagian dahi dan dirujuk ke RS Labuang Baji," ujar Fadli dalam keterangannya.
Danramil 1408-06/Mamajang, Kapten Arh Jamaluddin menyebut penyebab dan lokasi titik api pertama muncul masih diselidiki. Pihaknya masih melakukan penelusuran saksi-saksi saat kejadian.
"Ya itu masih sementara ditelusuri. Saya belum menanya dari mana, kita belum tahu. Sementara jalan," pungkasnya.