Muh. Syakir : Jumat, 11 September 2026 18:03

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA – Pemerintah Kota Makassar bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan pengaturan pelayanan di sejumlah SPBU untuk mengurai kemacetan akibat antrean kendaraan. Pertamina siap mengambil langkah-langkah percepatan penanganan secara konkret.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, bersama Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda, bertemu dengan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar dan jajaran manajemen.

Pertemuan membahas pengaturan pelayanan SPBU, terutama pada jam sibuk, agar antrean kendaraan dapat lebih cepat terurai.

Pemkot Makassar mendorong optimalisasi dispenser BBM dan penambahan operator sehingga kapasitas pelayanan SPBU dapat dimanfaatkan secara maksimal. Pengaturan waktu pengisian bagi kendaraan berukuran besar di luar jam sibuk juga menjadi salah satu opsi yang dibahas

Selain itu, Pemkot mendorong pengelompokan SPBU yang melayani kendaraan besar agar antreannya tidak bercampur dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan penanganan antrean membutuhkan pengaturan bersama di lapangan.

“Kami meminta seluruh fasilitas SPBU dioptimalkan, termasuk dispenser BBM dan operator. Kendaraan besar juga perlu diarahkan ke SPBU tertentu dan diatur waktunya agar tidak mengganggu antrean kendaraan lain,” ujar Munafri.

Munafri juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan *panic buying*. Menurutnya, Pertamina telah memastikan ketersediaan BBM dan LPG di Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar, masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok BBM dan LPG tersedia dan mencukupi. Saat ini, pelayanan di lapangan terus diatur agar antrean segera terurai,” lanjut Munafri.

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan menyesuaikan pelayanan dan distribusi berdasarkan kondisi masing-masing SPBU.

Langkah tersebut mencakup optimalisasi armada, penyesuaian penyaluran, pengaturan antrean, serta penguatan personel di titik-titik yang membutuhkan.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar mengatakan hasil koordinasi dengan Pemkot Makassar akan segera ditindaklanjuti melalui penguatan pelayanan di lapangan.

“Kami mengoptimalkan pelayanan SPBU dan menyesuaikan distribusi berdasarkan kondisi lapangan. Pemantauan stok dan antrean juga terus dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani,” ujar Deny.

Pengawasan penyaluran BBM juga diperkuat bersama instansi terkait dan aparat penegak hukum. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan tertib serta penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan.

Pertamina kembali mengimbau masyarakat melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan dan tidak membeli secara berlebihan. Masyarakat yang menemukan kendala pelayanan maupun indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM dan LPG bersubsidi dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135.