Arena Judi Adu Kerbau Marak Lagi di Toraja Utara, Polisi Diminta tak Tutup Mata
Salah satu arena yang dipastikan akan menggelar adu kerbau adalah di To'batu, Lembang Tondon, Kecamatan Tondon.
TORUT, PEDOMANMEDIA - Arena adu kerbau yang terindikasi judi kembali marak di Kabupaten Toraja Utara. Sempat dihentikan setelah aksi demonstrasi yang dilakukan Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT), adu kerbau kini siap digelar lagi di beberapa lokasi.
Keberadaan kandang kerbau petarung atau dalam bahasa lokal disebut pangngala pasang yang dibuat beberapa hari sebelum hari H di sekitar arena tersebut, dinilai sebagai tempat praktik merusak moral generasi muda dan mencederai nilai-nilai budaya Toraja yang luhur.
Salah satu arena yang dipastikan akan menggelar adu kerbau adalah di To'batu, Lembang Tondon, Kecamatan Tondon. Kabarnya, di lokasi ini adu kerbua akan digelar selama 3 hari, 2-4 Oktober 2026.
Pantauan PEDOMANMEDIA di lokasi, Selasa (1/10/2026), terlihat belasan kandang kerbau petarung beratap terpal plastik warna-warni berjejer di sekitar arena. Salah seorang pemilik kandang kerbau petarung yang enggan disebutkan namanya mengaku sudah menginap dua hari di kandang tersebut untuk menunggu kerbaunya yang akan diadu.
"Sudah dua hari saya nginap di sini jaga kerbau," ujarnya singkat saat ditemui di lokasi.
Dengan kembalinya arena adu kerbau ini, warga mendesak aparat kepolisian dan pemerintah daerah tidak tutup mata. Pasalnya, isu yang diprotes PPGT dulu bukan hanya soal judinya, tapi juga soal dampak moral di sekitar arena.
PEDOMANMEDIA sudah berusaha mengonfirmasi panitia adu kerbau di To'batu dan Polres Toraja Utara, namun belum mendapatkan respons.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
