WAJO, PEDOMANMEDIA – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo, A Fakhrul Rijal menanggapi kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Wajo. Kabut asap tersebut diduga merupakan kiriman dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan.
Menurut A Fakhrul, fenomena kabut asap lintas wilayah dapat berdampak pada kualitas udara dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, diperlukan kewaspadaan bersama serta koordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi lingkungan.
“Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Wajo agar tetap tenang, tetapi tidak mengabaikan kondisi kabut asap yang terjadi. Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan dan lingkungan, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara terbuka maupun pembakaran lahan yang dapat menambah pencemaran udara di wilayah Kabupaten Wajo.
DLH Wajo akan terus mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas udara dan lingkungan.
A. Fakhrul menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak mengenal batas wilayah. Oleh karena itu, kepedulian masyarakat, pemerintah daerah, dan koordinasi antardaerah menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak pencemaran udara.
“Lingkungan yang sehat merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita menjaga lingkungan mulai dari rumah dan lingkungan sekitar, demi kesehatan masyarakat serta masa depan Kabupaten Wajo,” tutupnya.