MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan potensi, karakter, dan perlindungan remaja melalui penguatan kolaborasi pemerintah, keluarga, sekolah, komunitas, dan para pemangku kepentingan.
Komitmen tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, saat membuka Puncak Cita Askara Adujak Genre Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (31/10/2026).
Dalam sambutannya, Andi Winarno mengapresiasi Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, sinergi berbagai unsur menjadi kunci dalam menghadirkan ruang yang mendukung remaja agar tumbuh dengan informasi yang benar, sikap bertanggung jawab, serta keberanian untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
Ia juga mengapresiasi para peserta yang telah menunjukkan kemampuan dan keberanian untuk tampil. Menurutnya, keberhasilan dalam ajang tersebut tidak semata-mata diukur dari kemampuan, tetapi juga dari kesungguhan, kedisiplinan, dan karakter yang terbentuk melalui proses persiapan dan pendampingan.
"Keberanian kalian untuk hadir, keberanian kalian untuk mencoba, dan keberanian kalian untuk menunjukkan hasil kerja keras kalian adalah teladan yang luar biasa," ujar Andi Winarno.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memandang remaja sebagai generasi yang harus mendapatkan dukungan, perlindungan, dan kesempatan untuk berkembang.
"Remaja adalah masa depan yang harus didukung, bukan dibiarkan. Remaja adalah fase kehidupan yang menentukan arah," tegasnya.
Karena itu, setiap kebijakan, program, dan bentuk pendampingan perlu memberikan arah, perlindungan, sekaligus kesempatan bagi remaja untuk mengembangkan kapasitas dirinya.
Andi Winarno juga menekankan pentingnya peran keluarga, guru, pendamping, dan fasilitator dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, kontribusi mereka kerap tidak terlihat di ruang publik, tetapi menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya kepercayaan diri dan kemampuan remaja.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para mitra dan sponsor yang telah mendukung pelaksanaan program pengembangan remaja tersebut.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa perubahan informasi dan pengaruh lingkungan yang semakin cepat menuntut adanya pendampingan yang berkelanjutan. Remaja, menurutnya, tidak cukup hanya diberikan larangan atau imbauan, tetapi juga perlu dibekali pemahaman dan bimbingan yang tepat.
Ketika remaja memiliki literasi yang baik, akses terhadap informasi yang benar, serta lingkungan yang mendukung, potensi mereka dapat berkembang menjadi kekuatan yang mendorong lahirnya berbagai prestasi.
Dalam kesempatan itu, Andi Winarno juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan amanah sebagai Ayah Genre. Ia menyatakan bahwa peran tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bentuk tanggung jawab untuk memastikan keberlanjutan program Genre melalui kerja bersama pemerintah daerah, keluarga, sekolah, komunitas, dan para mitra.
Kepada para Duta Genre dan seluruh peserta, ia berpesan agar pengalaman dalam ajang tersebut tidak berhenti pada hasil perlombaan, tetapi menjadi bekal untuk terus berkontribusi di lingkungan masing-masing.
Ia berharap para peserta dapat menjadi teladan bagi teman sebaya, berani mengambil sikap, serta mampu menunjukkan perilaku yang bertanggung jawab.
"Akhir kata, saya percaya Sulawesi Selatan akan terus melangkah maju ketika kita mampu mempersiapkan generasi mudanya dengan baik. Dan hari ini, kita sedang merayakan proses itu," pungkasnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Gubernur Sulsel Resmikan Ruas Paleteang-Malimpung-Kabere, Buka Koneksi 4 Kabupaten
-
Sudirman Soroti Kerusakan Jalan Samping Tol Sutami: Ini Rawan, Harus Ditangani Cepat
-
Gubernur Sudirman Titip Sederet Pesan ke Darmawangsyah Muin: Layani Rakyat!
-
Punya 9 Sekolah Rakyat, Sulsel Terbanyak di Luar Jawa
-
Sulsel Target Kemoprofilaksis Pencegahan Kusta 10.000 Orang di 24 Kabupaten/Kota