Minggu, 11 Oktober 2020 15:57

BNPB Ingatkan Dampak Ekstrem La Nina, Semua Daerah Harus Siaga

Ilustrasi
Ilustrasi

Berdasarkan data BKMG, prakiraan dampak La Nina terjadi pada akhir 2020 hingga awal 2021. Sebagian besar wilayah Indonesia saat ini sudah memasuki musim hujan sejak Oktober hingga November 2020.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Semua daerah di tanah air diminta siaga atas dampak ekstrem dari anomali iklim La Nina di akhir tahun nanti. La Nina akan menyebabkan tingginya curah hujan dan berpotensi banjir.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan anomali iklim memungkinkan datang lebih ekstrem. Karenanya seluruh provinsi di Indonesia harus menyiapkan skema penanganan.

"Harus ada koordinasi secepatnya agar daerah siap. Seluruh daerah mesti menetapkan langkah antisipasi," kata Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan, Ahad (11/10/2020).

Baca Juga

Lilik menjelaskan, pemprov masing masing daerah sudah harus melakukan koordinasi paling lambat November. Setelah itu langkah penanganan disosisalisasikan ke seluruh kabupaten dan kota.

Dikatakan Lilik, peringatan BMKG harus direspons. Semua pemangku kepentingan diminta segera menyebarluaskan informasi tersebut hingga ke masyarakat bawah.

Berdasarkan data BKMG, prakiraan dampak La Nina terjadi pada akhir 2020 hingga awal 2021. Sebagian besar wilayah Indonesia saat ini sudah memasuki musim hujan sejak Oktober hingga November 2020.

Wilayah tersebut meliputi sebagian besar Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi Selatan bagian selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah bagian barat.

Kemudian Gorontalo, sebagian besar wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara, Pulau Buru bagian utara, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian tengah.

Adapun puncak musim hujan diperkirakan umumnya akan terjadi pada Januari dan Februari 2021.

Editor : Muh. Syakir
#Iklim La Nina #BMKG #Cuaca Ekstrem #Banjir
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer