Jumat, 09 April 2021 10:20

Cerita AIA Pertemukan Dirjen Cipta Karya-Bupati Wajo: Penuh Liku Demi Air

AIA saat bertemu Dirjen Cipta Karya.
AIA saat bertemu Dirjen Cipta Karya.

Akhirnya pertemuan itu membuahkan hasil. Program tinggal selangkah lagi bakal diwujudkan. Tahun 2022 mendatang proyek ini akan digulirkan.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) mengungkap cerita di balik pertemuan Bupati Wajo Amran Mahmud dengan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR. Pertemuan itu bukan sebuah kebetulan. Tapi penuh lika liku.

"Sebelum bertemu Bupati Wajo saya sudah banyak berdiskusi dengan dirjen. Saya sampaikan bagaimana rumitnya masalah air bersih di Wajo," terang AIA, Jumat (9/4/2021).

Kata AIA, dalam sebuah pertemuan, bupati menyampaikan aspirasi warga Wajo yang kesulitan air bersih. Mendengar cerita bupati, AIA akhirnya berinisiatif sendiri menemui dirjen.

Baca Juga

"Saya cerita soal kebutuhan warga yang sudah mendesak," ucapnya.

Pertemuan itu belum menghasilkan apa apa. Dirjen menampung aspirasi warga. Tapi butuh waktu untuk itu. Karena harus ada kajian. Survei. Juga observasi.

AIA sampai harus bolak balik Jakarta-Wajo agar program itu bisa terwujud. Dari dirjen ia lalu menemui lagi bupati. AIA menyampaikan, harapan untuk program air bersih itu terbuka.

Agar bisa cepat terwujud, ia sarankan bupati menemui dirjen langsung. AIA memediasi pertemuan itu. Tapi pertemuannya juga berulang kali direskedul. Harus dlijadwal beberapa kali karena kesibukan dirjen dan bupati.

Sampai akhirnya awal April ini terjadi pertemuan antara Bupati Wajo dan Dirjen Cipta Karya. Sebagaimana diketahui bersama, salah satu program Bupati Wajo adalah ketersedian air bersih, yang sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Program ini membutuhkan anggaran sekitar 204 miliar.

Akhirnya pertemuan itu membuahkan hasil. Program tinggal selangkah lagi bakal diwujudkan. Tahun 2022 mendatang proyek ini akan digulirkan. Saat ini telah memasuki pengusulan ke balai dan pusat.

"Terkait soal kepentingan masyarakat umum itu harus kita perjuangkan dan teriakkan sampai di pusat dan harus diperjuangkan dan dikawal agar bisa terealisasi. Insya Allah program air bersih Wajo ini akan saya kawal sampai terealisasi," ucapnya.

Seperti diketahui kebutuhan anggaran diestimasi Rp204 miliar dengan Water Treatment Plant mampu melayani 28.000 sambungan rumah dengan kapasitas sebesar 120L/s. Dukungan Pemkab Wajo untuk pengadaan tanah sebesar Rp1,2 miliar dan telah dialokasikan di 2021.

 

Penulis : Andi Erwin
Editor : Muh. Syakir
#AIA #Bupati Wajo Amran Mahmud #Dirjen Cipta Karya #Kementerian PUPR
Berikan Komentar Anda