BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang dilaksanakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bulukumba menyisakan kekecewaan. Panitia pelaksana menyayangkan sikap anggota DPRD dari PDIP yang dinilai tak berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan itu.
"Kegiatan itu dilaksanakan tanpa kontribusi dari legislator PDIP di DPRD Bulukumba," kata ketua panitia pelaksana, Hamzah, kepada awak media, Jumat (9/4/2021).
Kecuali legislator dari daerah pemilihan 4 yang meliputi Kajang, Herlang dan Bontotiro, yakni H Musa.
"Alhamdulillah kegiatan kami terlaksana dengan lancar. Meskipun tidak ada kontribusi anggota Dewan, kecuali H Musa," katanya.
Hanya saja, menurut pria yang akrab disapa Ancha Tanaka itu, kontribusi H Musa sekadar hadir dalam kegiatan tersebut.
"Kegiatan ini murni menggunakan anggaran partai dan sumbangan kader yakni Andi Makkasau Kr Lompo," jelasnya.
Ancha menyebut alasan sumber dana murni partai. Sebab, ini kontribusinya wajib, ada atau tidak ada kegiatan, dana itu tetap disetor (oleh anggota Dewan) ke partai. "Itu pun dipaksa, ditelepon sama Pak Sekretaris, ditagih," katanya.
PDIP Bulukumba memiliki tiga kursi di DPRD Bulukumba. Tiga kursi itu diduduki oleh Zulkifli Sayye, H Musa Lirpa, dan juga Haerul Ibrahim.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPC PDIP Bulukumba, Asri Abaruddin, juga mengaku kecewa dengan tiga legislator PDIP di Bulukumba. Menurutnya ketiga legislator tersebut sudah dianggap tidak komitmen dengan aturan partai yang telah disepakati sebelumnya.
"Iya, mereka sudah tidak komitmen. Ini internal kami, dan ini menjadi bahan laporan kami ke DPD dan DPP," kata Asri.
Sekadar diketahui, DPC PDIP Bulukumba menggelar MTQ menyambut bulan suci Ramadan 1442 Hijriah. Kegiatan itu dipusatkan di Kantor DPC PDIP Bulukumba, di Jalan Teratai, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu.
Ancha menerangkan, kegiatan ini sebagai wujud bahwa PDIP tidak hanya sebagai partai nasionalis. Tapi juga religius.
"Ini merupakan salah satu wujud bahwa PDIP bukan hanya nasionalis, tapi juga peduli dengan hal-hal bersifat religius," ujarnya.
Ia mengaku bahwa hanya PDIP sebagai satu-satunya partai yang menggelar MTQ di Bulukumba. Kegiatan ini juga, lanjutnya, masih dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 48 PDIP.
Program ini nantinya bakal dipromosikan hingga ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDIP agar menjadi agenda rutin.
"Satu-satunya partai yang menggelar MTQ, pesertanya lebih dari 10 orang, dan hasilnya (pemenang) nanti akan dilanjutkan ke tingkat DPD Provinsi Sulsel," kata Ancha.
BERITA TERKAIT
-
Rombongan Kafilah Korpri Sulbar Tiba di Palangkaraya, Disambut Adat Kalteng
-
PERSPEKTIF: Samsir, 15 Tahun jadi Jurnalis, Kini ke Parlemen Bulukumba
-
Kursi Golkar Bertambah di DPRD Bulukumba, Kader Saling Sikut Berebut Tiket Pilkada
-
Pilbup Bulukumba: Jamal-Pipink All Out, Rijal Masih Tes Ombak
-
Demokrat Bulukumba Moncer di Pileg: Tambah Kursi DPRD, Pusat Menang Besar