MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendatangi Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Senin (12/4). Plt Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah memaparkan progres pembangunan di Sulsel.
Ketua tim kunjungan kerja ini, Agustina Wilujeng Pramestuti hadir dengan didampingi 7 orang anggota Komisi.
Dihadapan Ketua tim kunjungan kerja, Agustina Wilujeng Pramestuti, Andi Sudirman mengaku proyek pembangunan Bandara Buntu Kunik telah dianggarkan Rp 800 miliar. Dengan landasan pacu sepanjang 2000 x 30 meter. Namun kata Dia, yang efektif digunakan adalah sepanjang 1.700 meter.
Dirinya berharap, landasan pacu bisa lebih diperpanjang, sehingga bisa ada direct flight.
"Sudah ada Bandara Buntu Kunik, dimana sebelumnya jika lewat darat harus menempuh 10 jam, sekarang bisa menempuh kurang dari satu jam lewat udara (pesawat)," ungkapnya.
Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat maupun dari legislatif yang terus mendorong pembangunan dan pengembangan pariwisata di Sulsel.
"Terima kasih, ini tidak terlepas dari dorongan Bapak dan Ibu di DPR yang mendukung Provinsi Sulawesi Selatan. Kami berharap sinergitas dan kerjasama terus dijaga untuk kita sama-sama membangun yang lebih baik," tuturnya.
Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati, menyampaikan beberapa informasi mengenai kerja-kerja Komisi X DPR RI. Komisi ini dalam bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata dan ekonomi kreatif, pemuda dan olahraga, perpustakaan dan kearsipan, perguruan tinggi negeri, serta perguruan tinggi swasta.
"Dari sisi legislasi, pada periode tahun 2019-2024, Komisi X DPR RI telah mengajukan 12 Rancangan Undang-undang," ujarnya.
Di kesempatan itu pula, legislator pusat itu mendengarkan aspirasi dari perwakilan OPD terkait, serta tokoh pemuda dan tokoh masyarakat yang hadir.
BERITA TERKAIT
-
Dukung Program Penghijauan, Pemprov Sulsel siapkan 200 Ribu Bibit Tanaman
-
Sulsel Hadapi Tantangan Investasi, BI-Pemprov Dorong Pembenahan Infrastruktur
-
Jufri Rahman Minta OPD Buka Keran Informasi ke Publik: Ini Tanggung Jawab Moral
-
DPRD Sulsel Paparkan Hasil Reses, Jufri Rahman: Kebutuhan Publik Harus Prioritas
-
DP3A Sulsel Ungkap Kondisi Santri di Pangkep yang Dipaksa Isap Vape: Ditemukan Zat Terlarang