Muh. Syakir : Senin, 19 April 2021 08:13
AKP Martinus Parua

TATOR, PEDOMANMEDIA - Polres Tator akan memanggil Kapolsek Saluputti AKP Martinus Parua terkait judi sabung ayam yang marak di wilayahnya. Diduga ada pembiaran yang membuat aktivitas ini berkembang.

Tak hanya kapolsek, sejumlah pihak juga akan dimintai klarifikasi. Mereka adalah Babinkamtibmas, Camat Saluputti Arno, dan juga Kepala Lembang Batu Tiakka.

"Polres Tana Toraja tetap akan menindak tegas pelaku judi sabung ayam, dan akan tetap memeriksa kepala lembang dan camat sebagai pertanggungjawaban pejabat yang melakukan pembiaran terhadap pelaku judi yang ada di wilayahnya. Termasuk kapolsek juga akan kami periksa. Juga Babinkamtibmas," ungkap Kapolres Tator AKBP Sarly Sollu, Minggu (18/4/2021).

Kata Sarly, mereka akan dimintai klarifikasi mengenai upaya penanganan judi sabung ayam di wilayahnya. Terhadap Kapolsek akan ada konsekuensi jika terbukti dilakukan pembiaran. 

Unit Resmob Sat Reskrim Polres Tana Toraja, yang dipimpin Kanit Resmob Bripka Alvian Somalinggi menggerebek judi sabung ayam di Tiakka, Kecamatan Saluputti, Kabupaten Tana toraja, Minggu (18/4/2021).

Empat orang berhasil diamankan, berserta 5 ekor ayam jago, serta 1 set pisau taji.

Awalnya sekitar pukul 14.00 Wita, pihak Kepolisian Polres Tana Toraja mendapatkan informasi judi sabung ayam di Tiakka. Petugas yang dipimpin Kanit Resmob, Bripka Alvian Somalinggi langsung bergegas menuju lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melepaskan tembakan peringatan. Para pejudi yang awalnya berkerumun langsung lari kocar-kacir.

Beruntung etugas berhasil mengamankan empat orang yang diduga pelaku usai melakukan penyisiran.

"Dari giat yang kami lakukan tadi, kami mengamankan empat orang yang kami duga merupakan pelaku. Masing-masing adalah TB 35 tahun, AA 52 tahun, CP 21 tahun dan BT 20 tahun," ujar Bripka Alvian Somalinggi.

Kata dia empat orang tersebut kini diamankan di Mako Polres Tana Toraja. Mereka akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Diketahui sebelumnya Polres Tana Toraja memang sempat mendapatkan apresiasi oleh tokoh agama, lantaran dinilai tegas dalam menindak judi sabung ayam dan kerbau di Tana Toraja.