Rabu, 21 April 2021 11:37

Kabar Baik! Hampir Final, THR ASN, TNI dan Polri Cair 2 Mei

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Pemerintah sedang menggodok aturan mengenai pencairan itu. Di dalamnya akan termuat petunjuk teknis pencairan maupun besarannya.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Kementerian Keuangan tengah membahas finalisasi rencana pembayaran THR untuk ASN, TNI dan Polri. Dalam skema sementara, THR dijadwalkan dibayarkan pada 2 Mei 2021 atau H-10 Lebaran Idul Fitri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin (19/4) mengungkapkan, pembahasan akhir sedang dikaji jumlah THR yang akan dibayarkan. Airlangga tak menampik bahwa soal nominal menjadi pembahasan alot.

"Memang soal berapa nominalnya sedang dipertimbangkan berdasarkan kemampuan keuangan negara. Kita harapkan THR ini akan mendorong kembali maiknya komsumsi masyararakat," katanya.

Baca Juga

Dikatakan Airlangga, pemerintah sedang menggodok aturan mengenai pencairan itu. Di dalamnya akan termuat petunjuk teknis pencairan maupun besarannya.

Sebelumnya, Sekretaris Kemenko Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengungkapkan, Menko Airlangga telah meminta Menkeu untuk membayakannya lebih cepat karena berbagai pertimbangan. Salah satunya agar masyarakat bisa berbelanja sebelum Lebaran

"Agar mendorong kembali daya beli masyarakat yang turun sejak akhir tahun. Jadi momentum ini bukan sekadar memenuhi hak-hak ASN tapi juga bagian dari pemulihan ekonomi," jelasnya.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, sejak Desember 2021 sudah menyatakan THR PNS akan dibayar penuh. Selain THR, pemerintah juga akan membayarkan gaji ke-13 tahun ini.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 15 tahun 2019 tentang gaji PNS, gaji yang diterima PNS dikategorikan dengan beberapa golongan, yakni dari yang masa kerja terendah hingga masa kerja tertinggi.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah masih mengkaji besaran pemberian gaji ke-13 dan THR buat PNS. THR memungkinkan dibayar secara penuh. Akan tetapi pemerintah harus mengkaji kembali kemampuan anggaran.

"Pemerintah masih mempertimbangkan kembali masalah gaji ke-13 dan THR bagi seluruh ASN yang ada. berapa besarannya sedang dikaji," kata Tjahjo.

Sementara itu mengenai THR bagi karyawan swasta tetap mengacu pada surat edaran. Di mana THR akan dibayarkan pada H-7 Idul Fitri.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, perusahaan diminta tetap memenuhi kewajiban pemberian THR bagi karyawan meski tidak 100% karena dampak pandemi. THR kepada karyawan diharapkan juga bisa mendorong naiknya daya konsumsi masyarakat.

"Kita harapkan menjelang Lebaran ini daya beli naik agar ekonomi bisa pulih pada kuartal 2. Konsumsi masyarakat ini harus digairahkan terus agar kita bisa segera lepas dari resesi," kata Menko.

Editor : Muh. Syakir
#THR ASN #Menko Perekonomian Airlangga Hartarto #Lebaran 2021
Berikan Komentar Anda