Andi Soraya: Kartini Masa Kini Harus Berperan di Sektor Publik dan Domestik
Soraya juga menaruh harapan sekaligus menitip doa untuk sang suami tercinta, Andries Riesfandhy, dimana ulang tahunnya bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, 21 April.
BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Legislator PKB Bulukumba Andi Soraya Widyasari menyampaikan selamat Hari Kartini yang setiap tahun diperingati pada tanggal 21 April. Ia menyebut ada perbedaan mendasar antara Kartini dulu dan Kartini masa kini.
"Selamat memperingati Hari Kartini kepada para kartini-kartini hebat zaman ini. Tetap beraktivitas di tengah badai Corona, karena tugas mulia selalu menanti. Semoga Allah SWT selalu memberi perlindungan pada Kartini yang sedang berjuang," katanya.
"Kartini masa lampau, hanya perempuan yang berkeluarga, yang harus bekerja keras mengurus rumah tangga, anak dan suami, terpasung di rumah saja," tambah Soraya Widyasari.
Ia mengatakan, jika dibandingkan dengan kondisi saat ini, maka kondisi Kartini masa kini jauh lebih sulit. Sebab katanya, Kartini yang dulu tidak memiliki peran ganda.
"Sedangkan Kartini masa kini harus menjalankan peran dalam sektor publik maupun domestik, yang mana harus bisa menyeimbangkan urusan pekerjaan di luar dan tugas sebagai istri atau pun seorang ibu," katanya.
Soraya menjelaskan, masa pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini memang tidak hanya merumahkan para perempuan saja. Laki-laki pun mengalami hal yang sama.
Semua orang, lanjutnya, diminta untuk tinggal di dalam rumah dan tidak atau mengurangi aktivitas di luar rumah.
"Artinya, hari ini bahkan laki-laki pun merasakan bagaimana dirumahkan, dipingit, dipasung kebebasan mobilitasnya," kata Soraya.
Menurutnya kerja sama dan penghargaan bagi perempuan atau ibu, serta pemahaman sangat penting untuk dilakukan, oleh laki-laki terhadap perempuan yang memikul peran ganda sebagai ibu, istri, guru, aktivis dan orang yang bekerja.
"Ini yang saya maksud pentingnya komunikasi dijalin dengan suami atau keluarga kita," jelas Soraya, legislator peraih suara terbanyak kedua pada Pileg 2019 di kabupaten berjuluk Panrita Lopi.
Ia mengurai, Kartini masa kini harus strong dengan segala kondisi. Sebab tugas kita, tambahnya, lebih berat dibanding kartini masa lalu, karena selain urusan domestik dalam hal ini rumah tangga, beberapa perempuan juga mengerjakan peran atau tugasnya di luar rumah, bekerja.
"Tapi kita harusnya bersyukur karena diberikan kemudahan fasilitas melimpah yang kita dapatkan saat ini dibanding dulu. Keterbukaan informasi dan komunikasi yang memudahkan kita, harusnya kita lebih maju dan lebih bersemangat menggapai tujuan kita masing-masing," kata Soraya.
Terakhir, Soraya juga menaruh harapan sekaligus menitip doa untuk sang suami tercinta, Andries Riesfandhy, dimana ulang tahunnya bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, 21 April.
"Izinkan saya ucapkan selamat dan berterima kasih selalu kepada suami, mendukung juga mau berbagi beban dan peran. Semoga keberkahan hidup dari Allah senantiasa tercurahkan untuknya, baarakallaahu fii umrik. Aamiin," harapnya.
