MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Serpihan Kapal Selam TNI AU KRI Nanggala-402 ditemukan. Setidak ditemukan tumpahan minyak dan beberapa serpihan.
"Unsur-unsur TNI AL telah menemukan tumpahan minyak dan serpihan yang menjadi bukti autentik menuju fase tenggelamnya KRI Nanggala," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam konferensi pers di Bali
Ia mengatakan, selama empat hari ini pihaknya dibantu seluruh instansi terkait dan armada militer negara sahabat, telah berupaya mencari KRI Nanggala-402. Dan dini hari tadi, lanjut Hadi, adalah batas akhir dari ketersediaan oksigen di kapal selam buatan Jerman tersebut.
"TNI AL bersama Polri, Basarnas, KNKT dan BPBD, serta aset-aset negara sahabat, seperti Australia, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, telah berupaya dan semaksimal mungkin untuk mencari keberadaan KRI Nanggala. Pagi dini hari tadi merupakan batas akhir life support berupa ketersediaan oksigen di KRI Nanggala selama 72 jam," ujarnyaujarnya dilansir dari detik.com.
Kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan Bali sejak Rabu (21/4/2021) sempat memberi tanda keberadaannya di kedalaman 100 meter. Tim mengidentifikasi adanya pergerakan, namun hilang dalam beberapa saat.
BERITA TERKAIT
-
Remaja 13 Tahun Dilaporkan Tenggelam saat Mancing di Sungai Tabo-tabo Pangkep
-
Fakta-fakta Tragedi KRI Nanggala-402: Kapal Terbelah 3, Karam di Kedalaman 830 Meter
-
Selamat Jalan, Panglima TNI Pastikan Seluruh Awak Kapal KRI Nanggala-402 Gugur
-
AS Kerahkan Pesawat Super Canggih P-8 Poseidon Cari KRI Nanggala-402
-
Pencarian KRI Nanggala-402: Terdeteksi di Kedalaman 100 M, Lalu Hilang Lagi