Pemeriksaan Masuk Bone Diperketat, Bupati Minta Tetap Humanis
Semua pelintas dicatat dan dikoordinasikan melalui posko secara berjenjang dari forkopincam sampai petugas PPKM mikro di desa dan kelurahan.
BONE, PEDOMANMEDIA - Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi meminta rencana pengetatan pemeriksaan di lima posko perbatasan Kabupaten Bone tetap dilakukan dengan cara-cara humanis. Hal ini disampaikan melalui Jubir Satgas Covid-19 Bone Yusuf.
"Bupati meminta kepada seluruh petugas posko agar melaksanakan tugas dengan cara-cara yang humanis dengan tetap mengedepankan budaya sipakatau dan sipakainge," ungkap Yusuf Kamis dini hari di grup WhastApp.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak lima posko perbatasan bakal perketat pemeriksaan kepada warga yang akan keluar masuk ke Kabupaten Bone. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya gelombang penyebaran Covid-19 yang mengalir bersama arus mudik.
Jubir Satgas Covid-19 Bone Yusuf mengatakan, tadi malam Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi selaku Ketua Satgas Covid-19 Bone meminpin rapat membahas persiapan pembentukan posko pemeriksaan di pintu masuk Kabupatn Bone. Rencananya pemeriksaan itu akan dimulai pada tanggal 1 hingga 24 Mei 2021 mendatang.
Sekretaris Dinas Kesehatan Bone itu menyebutkan, posko pemeriksaan yang dimaksud berada di wilayah Kecamatan Kajuara, Libureng, Lamuru, Ajangale dan Amali. Adapun pemeriksaan di Posko yakni kelengkapan sesuai SE Satgas Covid-19.
"Adapun di Posko dicek seperti, surat izin masuk atau surat tugas, menunjukkan surat ket rapid test antigen," ungkap Yusuf Kamis dini hari di grup WhatsApp Basmi Covid-19
Selain itu, lanjutnya, semua pelintas dicatat dan dikoordinasikan melalui posko secara berjenjang dari forkopincam sampai petugas PPKM mikro di desa dan kelurahan.
Terkait rincian petugas yang dilibatkan, ia belum mengetahui secara pasti. Ia menyebut akan ditindak lanjuti pertemuan di masing-masing satgas kecamatan bersama Forkompincam.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
