MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Harga pangan perlahan bergerak naik. Meski masih sebatas pada bahan pangan tertentu, namun diperkirakan harga akan terus meroket hingga Lebaran.
Harga daging di sejumlah pasar tradisional mencatat kenaikan cukup mencolok. Daging lokal naik menjadi Rp125.000 per kg dari Rp110.000 per kg sebelum Ramadhan.
Sementara beberapa komoditas pangan lainnya relatif stagnan. Cabai yang sempat meroket sejak Maret kini cenderung turun. Begitu juga bawang merah masih terbilang stabil yakni Rp30 ribu per kg.
Gula pasir, telur dan ikan segar juga praktis tak mengalami kenaikan. Namun diperkirakan harga harga bisa naik pada H-2 Lebaran. Terutama telur, dan rempah-rempah.
"Biasanya memang sudah naik kalau H-7. Tapi ini cukup stabil. Tidak ada kenaikan," ujar Malla, pedagang Pasar Niaga Daya.
Ia mengatakan soal kenaikan daging memang sulit dihindari karena tingkat kebutuhan orang mulai tinggi jelang Lebaran.
"Tapi naiknya sedikit. Saya rasa daging paling naiknya sampai Rp125.000 atau Rp130.000," ucapnya.
Malla menyebut stok pangan sangat mencukupi. Jadi tidak akan terjadi kenaikan yang tiba-tiba.
Sebelumnya Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengingatkan distributor agar tak menahan pasokan yang bisa memicu gejolak.
"Jangan sampai ada yang menahan pasokan ke pedagang. Ini bisa membuat barang langka dan memicu kenaikan harga," ujar Danny.
Menurut Danny, sejauh ini tak ada laporan kelangkaan bahan pangan. Kenaikan harga yang terjadi sepekan jelang Ramadan juga dinilai masih dalam batas toleransi.
"Kebutuhan pangan masih terpenuhi. Tak ada gejolak harga. Kita antisipasi sepekan jelang Lebaran. Biasanya itu momen rawan. Kadang spekulan mulai main. Tapi saya minta agar itu terus dipantau," papar Danny.
Danny mengatakan tak akan toleransi terhadap praktik spekulan yang menimbulkan gejolak harga. Ia akan menyelidiki jika tiba-tiba terjadi kelangkaan. Termasuk distributor agar tidak menahan bahan pangan yang bisa menyebabkan melonjaknya harga.
Sebelumnya terjadi kenaikan harga beberapa bahan pangan dan rempah di pasar tradisional di Makassar. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai. Harga cabai pada pertengahan Maret lalu menembus Rp80 ribu per kilogram.
Begitu juga telur, naik meski masih dalam taraf normal. Beberapa bahan makanan dan kue juga naik di awal Ramadan.
Memasuki April, harga ikan segar juga sempat melambung akibat cuaca buruk. Namun memasuki awal Ramadan mulai kembali stabil.
Pemkot menurunkan tim pemantau sejak dua pekan lalu. Tim ini ditempatkan di semua pasar tradisional untuk mendeteksi pergerakan harga hingga Lebaran nanti.
BERITA TERKAIT
-
Menko Zulhas Klaim Stok Pangan Terkendali Jelang Lebaran
-
Harga Cabai Tembus Rp75.000/Kg, Wali Kota Appi Ngaku Belum Tahu Pemicunya
-
Harga Cabai Melonjak dalam Sepekan, Pemkot Makassar Pastikan Inflasi Masih Terjaga
-
Harga Pangan di Jeneponto Masih Fluktuatif, Daging Kuda Rp170 Ribu per Kg
-
Usai Adik Mentan SYL Tersangka, Giliran Danny Pomanto Diperiksa Kejati Sulsel