JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Singapura mengumumkan lockdown ketat mulai Ahad lusa. Lockdown diberlakukan setelah negara ini mencatat serangan gelombang baru Corona sebulan terakhir.
Lockdown berlaku sampai pertengahan Juni. Pertemuan dibatasi maksimal 2 orang, makan di restoran dilarang sama sekali.
"Ini jelas kemunduran bagi perang kita melawan COVID-19," kata Lawrence Wong, Menteri Pendidikan yang menjadi salah satu pimpinan Satgas COVID-19 Singapura, dikutip dari Reuters, Jumat (14/5/2021).
Kebijakan ini akan dikaji ulang setelah dua pekan untuk menentukan apakah perlu penyesuaian.
Pada Kamis, Singapura mengkonfirmasi 24 kasus penularan lokal, tertinggi sejak pertengahan September. Sebagian disumbang oleh klaster Changi.
Menteri Transportasi Ong Ye Kung mengatakan, peningkatan kasus infeksi menyebabkan Singapura sangat mungkin batal membuka kembali travel bubble dengan Hong Kong.
BERITA TERKAIT
-
Dua Kali Terinfeksi, Presiden Joe Biden Dinyatakan Negatif Corona
-
3 Hari Sembuh, Biden Positif Corona Lagi, Ahli Bilang tak Biasa
-
Menkes Beri Alarm: Kepulangan Jemaah Haji Bisa Picu Gelombang Corona
-
Kota Judi Makau Lockdown, Puluhan Kasino Tutup Mulai Hari ini
-
Muncul Gelombang Baru Corona, Kota Xi'an China Lockdown Lagi