JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Singapura memberlakukan lockdown total usai temuan ratusan kasus Corona varian India dalam tiga pekan. Serangan di negeri tetangga memberi alarm untuk Indonesia.
"Kita harus belajar dari sini. Singapura melakukan pelonggaran dan akhirnya mereka menghadapi serangan Corona," terang Duta Besar RI untuk Singapura Suryopratomo, dalam keterangannya secara virtual, Rabu (19/5/2021).
Ia mengungkapkan kasus varian Covid-19 India, dilaporkan sudah menginfeksi 149 orang. Termasuk seorang balita berusia 2 tahun.
Suryopratomo juga menuturkan orang-orang yang sudah mendapatkan vaksin COVID-19 pun masih bisa tetap tertular atau tidak kebal. Meski begitu, vaksinasi dapat membuat sistem kekebalan tubuh lebih kuat, sehingga tidak menyebabkan kondisi yang parah jika terinfeksi COVID-19.
"Inilah yang terjadi pada 149 orang itu. Mereka terinfeksi, tapi kondisinya tidak parah. Dan saat ini, mereka tengah menjalani karantina dan isolasi yang sangat ketat," jelas Suryopratomo.
Tak hanya itu, Suryopratomo pun menegaskan kasus ini bisa dijadikan sebagai pembelajaran dalam mengatasi pandemi COVID-19. Tidak hanya untuk Singapura, tetapi bisa menjadi cerminan untuk Indonesia.
BERITA TERKAIT
-
Dua Kali Terinfeksi, Presiden Joe Biden Dinyatakan Negatif Corona
-
3 Hari Sembuh, Biden Positif Corona Lagi, Ahli Bilang tak Biasa
-
Menkes Beri Alarm: Kepulangan Jemaah Haji Bisa Picu Gelombang Corona
-
Muncul Gelombang Baru Corona, Kota Xi'an China Lockdown Lagi
-
Jawa Diamuk Corona Lagi, Satgas Wanti-wanti Sulsel-Kalimantan